Abdul Basid : ” Ibadah Haji Tahun 2020 Hanya Untuk Negara Arab Saudi”

Abdul Basid : ” Ibadah Haji Tahun 2020 Hanya Untuk Negara Arab Saudi”

BANDARLAMPUNG,LAMPUNG SEGALOW(30/6) – Pemerintah Arab Saudi sudah mulai membuka akses keberangkatan ibadah haji 2020. Namun terbatas hanya untuk warga negara atau Calon Jamaah Haji (CJH) yang berada di Arab Saudi.

Saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemeneg kota Bandarlampung Abdul Basid, terkait keberangkatan jemaah haji dari kota Bandarlampung, ia menjelaskan hanya untuk negara Arab Saudi saja, keberangkatan jamaah haji 2020 fix dibatalkan.

” Arab Saudi menyatakan bahwa tahun ini tetap menyelenggarakan ibadah haji tapi khusus orang dalam negeri di Arab Saudi, ” ungkapnya, Senin (29/6/2020).

Menurutnya, pemberangkatan haji pada tahun ini tidak ada, karena Visa saja tidak dibuka oleh kedutaan Arab Saudi.

Baca Juga:   Pelayanan Publik Pemkab Lamsel Stagnan

” Kalau visa dibuka kembali, baru bisa jemaah haji di berangkatkan, “ujarnya.

Mendagri dan menteri liar negeri harus mengeluarkan prover jika jamaah itu di Arab Saudi sudah terjamin keberangkatannya seperti hotelnya, transportasi, serta fasilitas laiinya, baru keluar persetujuan dari menteri dalam negeri atau luar negeri.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan kedubes Arab Saudi di Indonesia, kuota haji yang di sediakan oleh Arab Saudi tahun ini diperkirakan hanya mencapai 10 ribu.

” 10 ribu itu rinciannya, 1/3 untuk orang asli Arab Saudi, 2/3 untuk ekspatriat dari berbagai belahan dunia, kan ada warga negara Indonesia, Bangladesh, Pakistan yang bekerja di Arab Saudi, ” jelasnya.

Baca Juga:   Korem 043/Gatam Cegah Serta Lindungi Prajurit Dan PNS Dari Virus Covid-19

Nah yang seperti itu mereka boleh berhaji, dan itu pun masih tetap dibatasi, yang boleh melaksanakan haji tahun ini adalah yang usianya dibawah 65 tahun dan yang tidak mempunyai penyakit kronis, meskipun ia orang Arab sekalipun.

” Jadi kuota 10 ribu orang tersebut hanya orang orang yang ada di daerah Arab Saudi saja.dan itu terbatas, ” tegasnya.

Untuk tahun ini 2020, kuota nasional sebanyak 221.000 jamaah haji, kalau kuota Lampung, 7.050 jamaah haji, Bandar Lampung yang siap berangkat sebanyak 1.310 jama’ah

Berdasarkan keputusan menteri agama no 494 bahwa jama’ah yang sudah melunasi tahun ini, akan menjadi jama’ah yang di berangkatkan untuk tahun 2021

Baca Juga:   HUT Eva Dwiana ke 49 Bermakna Untuk Menjadikan Dirinya Semakin Baik

Selanjutnya untuk yang keberangkatan 2021 mundur di tahun 2022, kecuali Arab Saudi menambah kuota 100 persen, baru bisa diberangkatkan semua.tapi tidak mungkin, karena di Mina untuk jama’ah yang sekarang ini saja tidak cukup.

Kerajaan Arab Saudi pada Senin, 22 Juni 2020, memutuskan menggelar ibadah haji 1441 H/2020 M secara terbatas untuk warga negara Saudi dan warga negara asing atau ekspatriat yang saat ini sudah berada atau berdomisili di Arab Saudi. Pemerintah Indonesia merespons keputusan tersebut. (din/rf)

Tags: , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan