Aji Jayadi: Stunting Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

Aji Jayadi: Stunting Sanitasi Total Berbasis Masyarakat

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (28/11) –
Tahap memperhatinkan dalam penggunaan air bersih di lingkungan Bandarlampung.. Ajib Jayadi (Kepala Dinas Kebersihan Lingkungan Kota Bandarlampung) memberi materi tentang “Hygiene dan Sanitasi”, di acara focus group discussion yang diadakan oleh komunitas YSC, Kamis (28/11/2019).

Empat aspek air bersih dan aman yaitu kuantitas, kualitas, kontinuitas, keterjangkauan. dan ia juga menyampaikan tentang stunting, sanitasi total berbasis masyarakat serta memeberikan rekomendasi jamban yang nyaman untuk kampus.

“Ayo kita bangun sanitasi di kota kita menjadi lebih baik,” ajak Ajib kepada peserta diskusi.”

Kalangan mahasiswa yamg mengikuti diskusi ini terlihat antusias mendengarkan pemaparan dari Ajib Jayadi. Beberapa mahasiswa mengatakan toilet yang ada di kampusnya belum memenuhi standar sanitasi yang aman dan nyaman.

Baca Juga:   Resep Masakan: Tahu Cabai Garam Mudah dan Lezat

Selanjutnya materi kedua dilanjutkan oleh Juwendra Asdiansyah, menyampaikan tentang peran pers dalam menyampaikan informasi mengenai sanitasi.

Pemimpin redaksi Duajurai mengatakan ini isu sanitasi sangat jarang bahkan tidak begitu diberikan tempat di lembaga pers mahasiswa Lampung.

“Sanitasi ini bukan isu yang menarik, sehingga sangat jarang diangkat. Sekalinya ada, porsinya hanya sedikit,”Jelas Juwendra. Tidak hanya di pers kampus, menurut Juwe sapaan akrabnya, media umum juga masih sangat kurang dalam memberitakan isu sanitasi. Menurutnya isu sanitasi seharusnya dijadikan laporan utama atau laporan khusus. “Teman-temann pers mempunyai tanggung jawab besar karena merupakan penyambung lidah untuk membuat orang lain terbuka pemikirannya bahwa sanitasi itu penting,”tuturnya.

Baca Juga:   Jalin Silahtuhrahmi Arinal Djunaidi Adakan Open House

Mulya Dwi salah satu mahasiswa Poltekes mengaku Acara ini sangat bagus karena diajarkan untuk lebih peduli terhadap lingkungan.”Acara ini penting untuk terus menerus diadakan karna menambah wawasan mengenai sanitasi,” jelasnya.
Senada dengan Mulya, Iik (LPM Rotasi UBL) juga menganggap acara ini penting dan berharap bisa dilanjutkan untuk mahasiswa secara umum. ” Nanti saya akan diskusikan dengan teman-teman untuk mengangkat isu sanitasi ini dan semoga acara seperti ini akan terus diadakan,”ujarnya.


Acara ini merupakan rangakain dari perhelatan World Toilet Day yang jatuh pada 19/11 lalu yang diselenggarakan oleh Youth With Sanitation Concern (YSC), didukung oleh SNV Indonesia dan berkolaborasi dengan Lembaga Pers UKPM Teknokra Unila, Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung dan Duajurai.

Baca Juga:   Herman HN Berikan Izin Bagi Pengusaha yang Membuka Usaha di Bandar Lampung

Khorik Istiana selaku ketua YSC berharap pers mahasiswa bisa menjadi kontrol sosial dan mengangkat isu tentang sanitasi. “Karena pers mahasiswa punya peran kontrol sosial, dimana sanitasi kampus menyangkut kepentingan banyak publik. Pers mahasiswa bisa mengangkat sanitasi di kampusnya masing masing,”ungkapnya.

YSC juga mengadakan lomba artikel tentang sanitasi bagi pers mahasiswa. Dua pemenang akan mendapat hadiah dari YSC dan kaos dari Duajurai serta terbit di media online Duajurai. Batas pengumpulan artikel pada kamis 5 Desember. (ve/rf)

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan