22 Oktober 2020

BPS Data SP di Kediaman Herman HN

BPS Data SP di Kediaman Herman HN

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandarlampung awali pendataan Sensus Penduduk (SP) 2020 di kediaman Drs.H.Herman HN, di Kelurahan Palapa, Selasa (1/9/2020)

Kepala BPS Kota Bandarlampung, Akhmad Nasrudin mengatakan, jumlah petugas SP2020 yang dikerahkan 625 orang yang tersebar di 20 Kecamatan dan 126 Kelurahan.

“Pelaksanaannya mulai hari ini sampai 31 September, jadi efektif kerjanya 15 hari, cuma ring waktunya tanggal 1 sampai 31 September,” kata Nasrudin kepada awak media saat dimintai keterangan.

Menurutnya, seluruh petugas SP 2020 dilengkapi dengan perlengkapan sensus, seperti rompi yang bertuliskan sensus penduduk beserta tas, juga membawa surat tugas dan name tag yang ber barcode (kartu petugas sensus).

Baca Juga:   MTQ IX Tubaba Tetap Khidmat

“Jadi kalo barcode di scan akan muncul foto dan namanya, itu untuk menghindari pihak lain yang mengatas namakan petugas sensus,” ucapnya.

Lanjutnya, ia meminta agar masyarakat tidak menerima petugas yang tidak bisa menunjukkan perlengkapan sensus penduduk sepeti surat tugas dan name tag yang berbarcode.

“Petugas sensus tidak ada yang meminta kartu tanda penduduk (KTP) atau pun fotocopy nya, petugas hanya mengkonfirmasi Kartu Keluarga (KK) yang akan disensus,” katanya.

Baca Juga:   Expose Program Kerja Gubernur Lampung Tahun 2020

Ia menjelaskan, dari 625 petugas SP 2020 telah melakukan rapid tes, “Alhamdulillah hasilnya negatif semua, artinya bebas dari Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Bandarlampung, Herman HN menyampaikan pelaksanaan sensus penduduk yang di lakukan secara manual, sehingga ia meminta kepada BPS agar dalam pelaksanaanya mematuhi peraturan protokol kesehatan.

“Tadi saya sampaikan kepada BPS Kota Bandarlampung, protokol kesehatan kita utamakan, artinya pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan handsanitizer harus ada,” ujar Herman.

Baca Juga:   Pergi Pamit ke Kebun, Sodiq Ditemukan Tewas Tertimpah Pohon

Herman menghimbau kepada masyarakat, agar tidak menerima petugas sensus yang tidak bisa menunjukkan identitas pengenal.

“Apa lagi ini mau pilkada, ada yang mengaku petugas sensus terus minta KTP jangan diterima, ini tidak ada yang meminta KTP hanya mengkonfirmasi data kartu keluarga, hanya dilihat saja,” himbaunya. (Din/RF)

Tags: , , , , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan