Camat Kedaton Sayangkan Tindakan Panwaslu

Camat Kedaton Sayangkan Tindakan Panwaslu

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Salah satu anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Sukamenanti diduga menjadi tim sukses salah satu bakal pasangan calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Bandarlampung Pilkada 2020.

Hal ini berdasarkan adanya temuan, sejumlah sembako yang ditempeli stiker bapaslon di kediaman Fitri saat didatangi oleh Camat Kedaton, Febriana dan Lurah Sukamenanti pada Minggu (13/9) malam.

Saat dikonfirmasi terkait kedatangan ke rumah Panwaslu kelurahan, Febriana mengatakan kedatanganya hanya untuk memastikan dan berdasarkan laporan warga.

Baca Juga:   DPRD Ragukan Izin RS

“Intinya saya ingin memastikan, benar atau tidak ada pembagian sembako disitu. Ya kalau mau ada sosialisasi harus izin dengan tim Gugus Tugas,” terangnya, Rabu (16/9/2020).

Febriana mengaku, bahwa sebelumnya ia telah memberitahukan kepada Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) bahwa anggota panwaslu berisinial F memihak salah satu bacalon walikota atau tidak netral.

“Kita sudah melakukan upaya persuasif melalui Panwascam Kedaton. Dua minggu sebelumnya saya sudah melaporkan kepada panwaslu kecamatan mengenai suami dari panwaslu Kelurahan Sukamenanti membagikan sembako dari bakal calon, namun saya tidak mendapatkan jawaban dari pak Daus terkait laporan saya, sehingga saya berinsiatif untuk mendatangi kediaman panwaslu Sukamenanti,” ungkapnya.

Baca Juga:   Wakapolres Pimpin Latihan Praops

Dia sangat menyangkan tindakan dari panwaslu Kelurahan Sukamenanti yang bersifat tidak netral menjelang Pilkada 2020.

“Karena dia adalah pihak penyelenggara harusnya bersifat netral. Jadi kita sangat menyayangkan mengapa pihak yang harus mensosialisasikan aturan tapi kenapa mereka ikut membagikan,” jelasnya.

Menurut dia, terkait adanya surat dari Bawaslu Kota Bandarlampung dan ditandatangani oleh Komisioner pak Asep yang isinya seluruh bapaslon Walikota Bandarlampung tidak boleh membagikan bantuan sosial.

Baca Juga:   Nelayan Tradisional Kecewa, Bantuan Bencana Tak Sesuai Harapan

“Itulah yang menjadikan acuan kita. Dan untuk sanksi kita serahkan ke yang berwenang. Kita cuma bisa menghimbau kepada masyarakat jangan terima politik uang, jangan ikut membagikan karena hukumnya sama berdasarkan Undang-Undang No. 10 tahun 2016,” harapnya. (DIN/RF)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan