18 Januari 2021

Disdik Terkesan Tutupi Sengketa Lahan SMKN 6

Disdik Terkesan Tutupi Sengketa Lahan SMKN 6

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOWSengketa lahan antara pengembang perumahan Rubicon Estate 2 dan SMKN 6 diduga melibatkan sederet pejabat Provinsi Lampung dalam kegiatan pematokan lahannya yang bersandingan di Kelurahan Sukamaju dan Kecamatan Teluk Betung Timur.

Hingga berita ini terbit, Disdik terkesan menutup-nutupi adanya kegiatan tersebut. Hal ini terbukti setelah 2 (dua) hari ini Lampung Segalow dan para awak media mendatangi kantor Disdik untuk meminta klarifikasi. Akan tetapi Kepala Disdik, Drs. Sulfakar, MM. sangat sulit ditemui dengan berbagai alasan, dan sulit dihubungi melalui media komunikasi lainnya.

Hari pertama (6/1) pak kadis tidak ada ditempat, dan pewarta pun dialihkan ke Gedung B untuk bertemu dengan Kepala Bidang (Kabid) SMK, Zuraidah, namun Zuraidah juga tidak ada di tempat.

Baca Juga:   LBH Gugat Pemkot Bandarlampung

Hari ini, Kamis (7/1) Lampung Segalow dan para awak media kembali mendatangi Disdik, namun tetap tidak bertemu dengan Sulfakar, dan di alihkan ke Bidang Umum.

Kabid Umum Disdik, Ervin menjelaskan ketidak hadiran pak kadis di kantor dikarenakan ia sedang menjalani pengobatan di luar kota.

“Kebetulan, bapak (Sulfakar) sedang sakit. Dan kemarin sore ia berangkat berobat ke luar kota,” terangnya.

Baca Juga:   Kapolresta Himbau Penonton Jaga Ketertiban dan Keamanan Saat Pertandingan

Saat dikonfirmasi mengenai kegiatan pematokan, Erwin enggan menjawab terlalu banyak, ia berdalih tidak berkompeten menjawabnya.

“Saya tidak mengetahui dan tidak mengikuti kegiatan tersebut, ini bukan kompeten saya untuk menjawabnya. Nanti saya tanyakan dulu kepada pihak yang ikut dan terlibat dalam kegiatan tersebut,” pungkasnya.

Ia mengatakan secara administrasi kita (Disdik) menyiapkan bahan dan masalah tugas pelaksanaan itu melalui SK yang dilakukan oleh tim teknis.

“Nanti kalau mau penjelasan akan dijelaskan oleh Kacabdin pada Hari Jum’at. Mereka akan menjelaskan kronologis dari awal, nanti dirangkum dan dijelaskan dengan kesimpulan. Kalau saya benar-benar gak tahu sama sekali dan gak mengikuti,” terangnya.

Baca Juga:   Korupsi Topi Hansip Negara Rugi Ratusan Juta

Sebelumnya, Humas SMKN 6, Takrudin, mengakui adanya kegiatan pematokan tanah yang dilakukan oleh pihak sekolah yang notabene merupakan proses dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Lampung beberapa waktu lalu.

“Waktu hari pertama saya ikut, tapikan (pematokan) di lanjut hari berikutnya. Proses kegiatan pematokan ini dari Dinas Pendidikan Provinsi,” terangnya, saat ditemui Lampung Segalow di kantornya , Selasa kemarin (5/1). (Din/RF)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan