Galian SPAM Proyek PT. Kartika Ekayasa Kembali Diprotes Warga

Galian SPAM Proyek PT. Kartika Ekayasa Kembali Diprotes Warga

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOWPengerjaan galian SPAM yang dilaksanakan oleh PT. Kartika Ekayasa kembali menuia protes dari warga. Terkesan asal-asalan Pasalnya, setiap pengerjaan galian spam tidak dibenahi kembali dan tanahnya dibiarkan menumpuk, Rabu (10/2/2021)

Ketua RT. 08 LK 3, kelurahan Kedaton kecamatan Kedaton mengaku kecewa dengan pengerjaan galian PT. Kartika Ekayasa yang terkesan semrawut.

” Ya kalau sudah di gali papingnya tolong dibenerin lagi, jangan sampe sudah sebulan masih dibiarkan begitu saja. Ini kan gang, apalagi pas di depan tempat keluar masuk mobil, kalau ngejeglok kayak gitu mobil sudah lewat dan warga pada protes,” ujarnya.

Baca Juga:   Gojek dan Grab Dituntut Naikan Insentif

Tak hanya itu, kegiatan penggalian spam ini bukan kali pertama yang tak dibenahi dan kerap kali terjadi di lingkungannya.

” Sudah sering ini begini di daerah saya, sudah di gali selesai ditinggal gitu saja tanpa dibenahi, maunya kita protes dulu baru dibenahi. Ya kalau memang jalan umum seharusnya langsung dibenahi jadi kita sama-sama enak,” pintanya.

Terpisah, petugas linmas lingkungan 2 di jalan Sultan haji,kelurahan Kedaton juga mengeluhkan bekas lubang galian spam yang sudah sebulan lebih namun tidak dibenahi.

Baca Juga:   Dekati Ramadhan, Harga Bahan Pokok Naik

” Ini lubang galian spam tidak ditutup, disini banyak anak-anak, apalagi ini musim hujan takut ada yang nyemplung disitu, jadi saya minta tolonglah segera diperbaiki,” ungkapnya.

Semantara itu perwakilan pengembang PT. Kartika Ekayasa, Edo mengatakan kepada petugas penggalian di lapangan bilamana itu menyangkut tempat umum harus segera di perbaiki.

” Saya akan panggil semua yang kerja di lapangan. Kalau SOP nya untuk akses semua masyarakat tidak boleh mengganggu dan harus diperbaiki walupun harus di lembur,”tegasnya.

Baca Juga:   Terungkap Penyebab Tarif Bus Damri Bandara Soetta Naik, Karena Tol Macet

Edo beralasan pihaknya sudah menempatkan monitoring di setiap tempat karena luasnya area yang tidak terjangkau.

” Mereka tidak langsung menginformasikan, bahkan jika ada masalah informasi seperti ini langsung komunikasinya ke saya. Nanti akan saya ganti saja orangnya, biar tidak asal pengerjaanya,” ujarnya (Din/RF)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan