Ike-Zam Melawan Bawaslu

Ike-Zam Melawan Bawaslu

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Pasca gugatan sengketa ditolak Bawaslu, pasangan melalui jalur perseorangan Ike-Zam keberatan dan turut menolak hasil gugatan tersebut serta berencana melawan dan melaporkan hal tersebut ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) RI.

Menurut Dang Ike, ia dan penasehat hukum keberatan atas keputusan. Hal ini lantaran Bawaslu dianggap tidak mempertimbangkan dengan baik, tidak teliti, tidak cermat tentang fakta hukum yang terungkap dalam musyawarah terbuka.

“Dalam keputusannya majelis tidak mempertimbangkan seluruh keterangan saksi, jadi kami menolak keputusan tersebut,” kata Dang Ike, usai pembacaan keputusan di kantor Bawaslu, Sabtu (12/9/2020).

Baca Juga:   Petugas PPDP Reaktif Corona

Sementara itu, kuasa hukum Ike-Zam, Dewi mengatakan masih menunggu hasil dari data ini. Tadi ada keterangan tertulis dari PPK dalam sidang tidak ada, tapi dalam keputusan dibacakan.

“Berati data ini masuk, kapan masuknya kami masih menunggu. Saya ingin melihat berita acara sidang, kapan berkas ini masuk. Tadi agak dipersulit, dan saya tidak akan pulang kalau tidak diperlihatkan karena kami khawatir akan di rubah,” ungkapnya.

Lanjutnya, secara hukum berkas ini tidak ada, dan di tolak. Tapi dalam kesimpulan dari termohon tadi ada dan dibacakan oleh majelis. Kalau nanti sudah di lihat dan berkas ini tidak ada dan berkas ini masuk tapi dalam putusan masuk kita akan mengambil langkah hukum.

Baca Juga:   Dinkes: Laporan Pasien dalam Pengawasan Covid-19 di Provinsi Lampung

“Begitu sidang dibacakan majelis hakim langsung pergi dan dimasukan ke dalam mobil polisi. Setelah kita gedor-gedor di belakang sana “petikan putusan” baru diberikan, artinya ini dibuat sebelum keputusan di ketok. Petikan keputusan ini begitu majelis hakim memutuskan ketok Palu, baru ini dibuat dan ditandatangani. Tadi kan kita lihat begitu diketok mereka langsung pergi dan di bawa menggunakan mobil, tiba-tiba 15 menit kemudian petikan keputusan ini sudah ada,” bebernya.

Baca Juga:   Yusuf Kohar dihadapan DPD PAN Optimis Sampaikan Visi Misi Suksesi

Disinggung mengenai langkah berikutnya, baik Ike Edwin maupun kuasa hukum Ike-Zam berencana akan melaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) RI.

“Agar penyelenggara di Bandarlampung mendapatkan sanksi dari atasannya,” jelasnya.

Sementara untuk ke pengadilan Tata Usaha Negara akan di musyawarahkan bersama tim terlebih dahulu.(Din/RF)

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan