KPU Lakukan Pemusnahan Surat Suara Rusak

KPU Lakukan Pemusnahan Surat Suara Rusak

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW– Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Bandarlampung melakukan pemusnahan surat suara rusak pemilihan walikota dan wakil walikota 2020 di Kantor KPU kota Bandarlampung, jalan pulau sabesi no.90, Sukarame , Selasa (8/12/2020).

Turut hadir di kegiatan ini, Ketua KPU provinsi Lampung, Bawaslu Bandarlampung, Kapolresta kota Bandarlampung, Komandan Kodim 0410, Kepala badan Kesbangpol kota Bandarlampung, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Karang.

Dalam kesempatan ini ketua KPU kota Bandarlampung, Dedi Triyadi mengatakan mendekati H-1 pungutan suara, untuk logistik sudah terdistribusi di 20 kecamatan dan pagi ini kita melakukan pemusnahan surat suara yang rusak dan tidak terpakai.

” Ini sebagai bentuk tranparansi agar dalam pelaksanaan ini kita mengharapkan tidak ada kecurigaan publik, kita lakukan ini semua secara transparans dan akuntable,” katanya.

Menurut Dedi, jumlah surat suara yang rusak dan di musnahkan ini berjumlah 1.316 surat suara atau cacat produksi.

Baca Juga:   2 Mobil Lurah Berstiker Herman HN–Sutono

” Untuk penggantinya 1.316 yang rusak dan ada 451 surat suara yang kurang sehingga totalnya 1.700 dan sekarang surat suaranya sudah datang dan sudah terlipat,” ungkapnya.

Ia menjelaksan untuk pergeseran distribusi kotak suara dari kecamatan ke TPS itu nanti akan kita intruksikan kepada teman PPK agar siapkan TPSnya.

” Dibentuk dulu TPS nya, sudah sesuai dengan layout dan regulasi kita, jika sudah siap maka kotak siap untuk distribusikan,” jelasnya.

Selain itu, Dedi mengatakan ada tiga bilik yang di gunakan dan untuk saat ini kita sedang menunggu data dari dinas kesehatan kota dan satgas covid mengenai sebaran dari pasien yang terkonfirmasi positif dan dirawat secara isolasi

” Datanya hampir sekitar 200 sekian dan data persisnya sedang kita tunggu dari dinas kesehatan. Dan nantinya akan kita layani pemilih yang sedang menjalani isolasi mandiri tersebut serta dijalankan sekitar pukul 12.00 wib,” katanya.

Baca Juga:   Ada Penampakan APK di Lungsir

Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah berkirim surat ke rumah sakit besar tidak ada TPS Khusus di rumah sakit tapi kita alihkan ke TPS terdekat yang kita geser ke rumah sakit.

” TPS ini untuk melayani pemilih yang sedang dalam perawatan maupun petugas medis yang bekerja pada hari itu,” imbuhnya.

Sementara itu perwakilan dari Bawaslu kota Bandarlampung, Yusni Ilham mengatakan pengawasan Bawaslu sudah di laksanakan sejak proses pencetakan surat suara, pelipatan dan sampai hari ini yakni pemusnahan surat suara yang rusak dan tidak terpakai.

” Jadi jangan sampai nanti misalnya Bawaslu cek di gudang ada yang tersisa, jadi kita benar-benar pastikan surat suara yang rusak dan tidak terpakai itu semua sudah di musnahkan,” ujarnya.

Baca Juga:   Fauzi Heri Ragukan Panwas

Kemudian terkait penyaluran distribusi logistik ke TPS, ia meminta KPU memastikan keamanan posisi TPS ketika surat suara dan kota suara ada di TPS .

” Kita tidak mau karena faktor cuaca musim penghujan ini bisa menghambat proses esok hari, jadi KPU harus memepertimbangkan dan pastikan TPS aman dan besok bisa digunakan,” katanya.

Nantinya untuk menghindari opini negatif dari masyarakat mari kita bersama-sama menjaga surat suara yang sudah di pilih.

” Ini untuk menghindari hal-hal yang diinginkan, nanti disampaikan kepada petugas TPS agar tidak membuka kota suara, karena tugas mereka adalah menjaganya setelah proses rekapitulasi, mari kita awasi bersama-sama, dan kita haarus tetap melaksanakan protokol kesehatan dan meyakinkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya,” ungkapnya. (Din/RF)

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan