KPU Provinsi Lampung Siap Gelar Perhelatan Pilkada Serentak 2020 dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

KPU Provinsi Lampung Siap Gelar Perhelatan Pilkada Serentak 2020 dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (24/6)- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung siap menggelar perhelatan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi global Covid-19 ini.

“Pilkada serentak digelar di 8 kabupaten/kota se-Lampung,” ujar Ketua KPU Lampung Erwan Bustami di Bandarlampung, Senin (24/06/2020).

Ia menjelaskan, delapan kabupaten atau kota yang siap menggelar Pilkada Serentak yakni Kota Bandarlampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, Pesisir Barat, dan Way Kanan. Pelaksanaan Pilkada serentak berdasarkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat.

“Bagi kami dalam kondisi new normal, kami sudah melaksanakan penambahan personalia yang cukup signifikan. Pelaksanaan Pilkada dengan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan surat edaran,” kata Erwan Bustami di Ruang Kerja Utama Gubernur Lampung

Baca Juga:   Idul Adha Disbunak siapkan Pengawasan Khusus untuk Hewan Qurban

Erwan Bustami mengatakan, ada empat tahapan krusial yang melibatkan cukup banyak penyelenggara dan masyarakat.

“Yang pertama tahap Verifikasi faktual, kedua pemilih dilakukan secara door to door, ketiga, pelaksanaan kampanye dengan cara daring dengan peserta 40 persen dari kapasitas, lalu yang terakhir, pelaksanaan Pilkada, untuk jumlah pemilih setiap tempat pemungutan suara (TPS) awal berjumlah 800 sekarang dikurangi jadi 500 TPS,” katanya

Kemudian masyarakat yang datang ke TPS akan dilakukan pemeriksaan suhu, begitu juga dengan penghitungan suara jadwalnya akan batasi. Selain itu, jumlah maksimal pemilihan hanya 12 orang.

” Panitia Pilkada harus mensterilkan lokasi TPS dengan melakukan penyemprotan disinfektan, menyiapkan hand sanitizer, makser dan memberikan sarung tangan sekali pakai bagi masyarakat serta petugas menggunakan APD sesuai standar, tahapan tersebut dilakukan untuk mengurangi penyeberan virus corona,”ucapnya

Baca Juga:   Kelurahan Kedaton Membuka Pendaftaran Calon Ketua RT Periode 2020-2023

Lanjut ia, proyeksi TPS mengalami pengurangan atau pembatasan kuota saat melakukan pemilihan nanti menjadi 2.587 TPS. Jadi proyeksi total TPS bertambah menjadi 10.675 TPS dengan total ini mengimplikasi penambahan anggaran untuk membuat TPS, karena ada anggaran APD.

“Kami berharap kedepannya penyelengaraan pilkada untuk menghindari penyebaran Corona berjalan dengan baik dan aman sehingga butuh koordinasi, KPU juga membentuk tim keselamatan, semua penyelenggara akan di lengkapi APD saat verifikasi faktual,” ungkapnya

Ia menambahkan, nanti ada tahapan yang melibatkan banyak unsur, coklit pemilih juga, pemilihan, dan penghitungan suara, di daerah akan diberikan tenaga medis oleh dinkes, disiapkan tempat transit. Hal ini lakukan agar pilkada terselenggara dengan baik dengan kesehatan yang baik.

Baca Juga:   Tekan Inflasi, Pemkot Bandar Lampung Bersama Bulog Adakan Operasi Pasar Murah

“Kita sampai dengan hari ini masih menunggu satu peraturan KPU Tentang pemilihan kepala daerah dalam keadaan bencana daerah, draf sudah dikonsultasikan oleh DPR RI, dan minggu ini segera di undang kan, pada hari H, pemilih dikurangi, TPS ditempat terbuka dan di perbesar, saat menggunakan hak suara ada jaraknya 1-2 meter, tinta tidak dicelup namun di teteskan, simulasi akan dilakukan pada bulan Juli oleh KPU RI. Selain melakukan sosialisasi standar protokol Corona terus dilakukan, lansia akan di prioritaskan dahulu, disabilitas pun didahulukan, dan boleh didampingi oleh penyelengara atau keluarga,”tambahnya. (ve/RF)

Tags: , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan