Pemda Kota Bandarlampung Salurkan Alat Perekam E-KTP ke 20 Kecamatan Untuk Permudah Pelayanan Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

Pemda Kota Bandarlampung Salurkan Alat Perekam E-KTP ke 20 Kecamatan Untuk Permudah Pelayanan Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (18/11)  – Untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat kota Bandarlampung dalam membuat E-KTP Walikota Bandarlampung Drs. Herman HN, MM. mengalokasikan alat perekam E-KTP ke 20 kecamatan yang ada di Kota Bandarlampung, Senin (18/11/2019)

Pemberian bantuan alat perekam ini disalurkan langsung oleh pemerintah daerah kota Bandarlampung melalui dinas kependudukan dan catatan sipil yang disaksikan oleh camat. Peralatan perekaman ini di beli melalui APBD sebesar Rp 1,8 miliar. Kota Bandarlampung tahun 2019 yang sejenis dengan alat perekaman E-KTP yang diberikan oleh dirjen Disdukcapil pada tahun 2011.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil A. Zainuddin menjelaskan sebelum pemekaran dan penataan kota Bandarlampung terdiri dari 13 kecamatan 98 kelurahan dengan di mekarkanya menjadi 20 Kecamatan dan 126 kelurahan, dari data yang diperoleh hanya 10 alat perekam E-KTP yang dapat berfungsi.

Baca Juga:   Sekwan Bantah Mark UP Reklame

” Oleh sebab itu, saat ini dari 20 kecamatan hanya 13 kecamatan yang memiliki alat perekam E-KTP namun yang 3 rusak, jadi hanya 10 tapi dengan adanya alat yang baru ini mudah-mudahan 20 kecamatan ini bisa melaksanakan perekaman,” jelasnya

Selanjutnya Zainuddin mengatakan hal ini merupakan suatu upaya yang diberikan oleh walikota Bandarlampung Drs Herman HN dalam memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat di sekitar wilayah kecamatan masing-masing.

” masyarakat tidak harus kembali melaksanakan perekaman ke Disdukcapil namun bila memungkinkan untuk datang ke Disdukcapil kita terus buka, karena rata-rata dikantor kita ini yang mempunyai alat perekaman itu antara 120 sampai 130 an selain daripada kita yang turun kelapangan,” lanjutnya

Baca Juga:   KNPI Waykanan Salurkan Bantuan Korban Tsunami

Ia berharap dengan disalurkannya alat perekaman E-KTP ini diharapkan warga masyarakat yang belum sempat atau terlalu jauh menuju ke kantor Disdukcapil cukup melakukan perekaman melalui kecamatan masing-masing.

” setelah dia melaksanakan perekaman, dia harus meminta tanda rekam yang dikeluarkan oleh camat berupa surat atau kopelan dan kemudian dibawa ke Disdukcapil secara langsung atau camat boleh mengkoordinir,” harapnya

Zainuddin juga menambahkan untuk saat ini masyarakat hanya mendapatkan suket. Namun bila nanti blanko elektronik kita tersedia maka masyarakat dalam waktu tidak lama bisa mendapatkan E-KTP secara gratis tidak di pungut biaya,Ungkapnya

” untuk saat ini baru berupa suket, yaitu surat keterangan tanda sudah melakukan perekaman yang hakekatnya sama bentukanya saja yang berbeda, jika suket berbentuk kertas yang lebar akan tetapi sama isinya dengan E-KTP. Namun, apabila blanko telah tersedia langsung kita cetak dalam hitungan jam saja, ” imbuhnya

Baca Juga:   Winarti Fokus Realisasi Program

Untuk diketahui peralatan perekaman E-KTP terdiri dari 10 item, diantaranya komputer, signature, eyeris mata, untuk jari, dsb. Zainuddin mengingatkan kepada camat yang ada di kota Bandarlampung untuk menyiapkan dua operator dan jika ada hambatan nanti akan ada tenaga tekhnis dari Disdukcapil yang siap untuk memantau, memperbaiki, dan mengajari di lapangan. (din/rf)

Tags: , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan