Rapat Koordinasi KPU Provinsi Lampung dengan Bawaslu Provinsi Lampung tentang Persiapan Verifikasi Faktual Bakal Calon Perseorangan Pemilihan Serentak 2020

Rapat Koordinasi KPU Provinsi Lampung dengan Bawaslu Provinsi Lampung tentang Persiapan Verifikasi Faktual Bakal Calon Perseorangan Pemilihan Serentak 2020

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (23/6)- KPU Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi bersama dengan Bawaslu provinsi Lampung, Selasa (23/6). Kegiatan Rapat membahasn mengenai Persiapan Pelaksanaan Verifikasi Faktual Bakal Calon Perseorangandi 3 (Tiga) Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung dan Kegiatan Tahapan Lainnya pada Pemilihan Umum Serentak Tahun 2020. Kegiatan berlangsung melalui Media Dalam Jarigan (Daring) Aplikasi Zoom Meeting.

 

Ketua KPU Provinsi Lampung menjelaskan bahwa terdapat 3 Kabupaten/Kota yang terdapat calon perseorangan yaitu Kota Bandar Lampung, Kota Metro dan Kabupaten Lampung Timur. Pelaksanaan Kegiatan Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan Pemilihan Serentak Tahun 2020 dilaksanakan selama 14 Hari terhitung sejak dokumen dukungan diserahkan oleh KPU Kabupaten/Kota kepada PPS.  Penyerahan sendiri dimulai pada tanggal 24 Juni 2002 sampai dengan 29 Juni 2020. Verifikasi Faktual dilaksanakan pada 24 Juni 2020 sampai dengan 12 Juli 2020.

Baca Juga:   Evaluasi Catatan Kerja Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim untuk Lampung Berjaya

Kegiatan Verifikasi Faktual tersebut dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan yaitu minimal memakai masker, membawa hand sanitizer, sarung tangan plastik, pelindung wajah,  tisu, disinfektan spray, alat tulis dan map plastik. Sebelum melaksan verifikasi faktual PPS sudah melalui pengecekan suhu tubuh, apabila hasil pengecekan tersebut ternyata suhu tubuh PPS tidak sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 (diatas 38%), maka PPS tidak melakukan verifikasi faktual dan dilakukan penggantian personil.

Baca Juga:   Pengelolaan Sampah Organik Untuk Keberlanjutan Lingkungan

 

“verifikasi faktual dapat dilaksanakan  secara  daring  (online)  dan  seketika (real time) dengan menggunakan panggilan video (video cam) yang memungkinkan PPS dan pendukung  untuk saling bertatap muka apabila pendukung sedang berda di luar daerah pemilihan (luar kota) dan Pendukung  yang  sakit meliputi  sakit  non  Covid-19  atau  sakit akibat  terpapar   Covid-19  atau   sedang   menjalani   karantina mandiri sesuai protokol Covid-19, dengan ketentuan Bakal Pasangan Calon dan/atau tim penghubung dapat menyerahkan surat keterangan atau dokumen lain yang membuktikan bahwa yang bersangkutan sedang  berada  di  luar wilayah administrasi dilaksanakannya Pemilihan atau sakit”ungkapnya (ve/RF)

Baca Juga:   Gubernur Arinal Instruksikan Bupati/Walikota Lakukan Pengawasan Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten/Kota
Tags: , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan