21 Oktober 2021

Satresnarkoba Ungkap Pengedar Narkotika Aceh

Satresnarkoba Ungkap Pengedar Narkotika Aceh

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polresta Bandarlampung ungkap pengedaran narkotika jenis sabu-sabu jaringan Aceh seberat 1 Kilogram. Dua tersangka ini yakni berinisial B (29) dan J (35) yang diduga bandar besar narkotika jenis sabu. Senin (11/10).

Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Bandarlampung, Ino Harianto pada saat Konferensi Pers. Ia mengatakan, berawal pada Sabtu, 2 Oktober 2021 sekitar Pukul 17:00 WIB anggota Satres Narkoba mendapatkan informasi bahwa di Jalan Kamboja Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Tanjungkarang Timur sering dijadikan tempat transaksi narkoba.

Baca Juga:   Ketua Komisi II DPRD Soroti Penambangan Ilegal

“Dari hasil penyelidikan serangkaian, kami mendapatkan tersangka dengan inisial B. Dari tangan pelaku ini kita berhasil menyita satu plastik klip ukuran sedang berisikan 4 paket sabu sabu dengan berat 20,35 gram,” ungkap dia.

Kemudian, lanjut dia, dari hasil pemeriksaan, kita mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan tidak sendiri. Pada hari Selasa, 5 Oktober 2021 sekitar Pukul 22.00 WIB, Tim Bidang Operasional (Opsnal) melakukan pengembangan dan mengamankan satu tersangka yang berinisial J saat berada di Jalan Ridwan Rais Kelurahan Kalibalau Kencana Kecamatan Sukabumi.

Baca Juga:   Pengedar Sabu Tertangkap

“Dari tangan pelaku kedua ini, didapatkan barang bukti 13 paket sabu-sabu seberat 1.000 gram atau 1 Kilogram, 1 timbangan digital besar, 1 timbangan digital kecil, 1 pak plastik klip, dan 1 buah tas ransel warna hitam,” ujar dia.

Hasil dari pemeriksaan kedua tersangka mendapat barang haram tersebut dari bandar besar yang berada di Banda Aceh, Sumatera Utara berinisial R yang masih dalam pengejaran.

“Pelaku ketiga inisial R masih DPO akan kami kejar terus, sehingga para pelaku peredaran gelap di Kota Bandarlampung dapat segera kami ungkap,” tegas dia.

Baca Juga:   Pihak Ketiga Pengelola Parkir RSUAM, PT. Hanura Putra Sulit Untuk Dikonfirmasi

Lanjutnya, “Kalau kita lihat dari barang bukti dalam 1 gram digunakan 9 orang jadi kita bisa menyelamatkan sekitar 9.000 lebih anak bangsa,” tutup dia.

Diketahui, Kedua tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (TSF/AA)

Tags: , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan