18 Januari 2021

SMKN 6 Akui Disdik Matok Lahan Rubicon 2

SMKN 6 Akui Disdik Matok Lahan Rubicon 2

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Adanya dugaan penyerobotan lahan yang dilakukan pihak SMKN 6 di atas lahan milik Pengembang Perumahan Rubicon Estate 2, mendapat Klarifikasi dari Humas SMKN 6.

Humas SMKN 6, Takrudin, mengakui adanya kegiatan pematokan tanah yang dilakukan oleh pihak sekolah yang notabene merupakan proses dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Lampung beberapa waktu lalu.

“Waktu hari pertama saya ikut, tapikan (pematokan) di lanjut hari berikutnya. Proses kegiatan pematokan ini dari Dinas Pendidikan Provinsi,” terangnya, saat ditemui Lampung Segalow di kantornya , Selasa (5/1).

Baca Juga:   Haornas 2019, Plt Bupati Lampung Selatan Buka Turnamen Bola Voli dan Futsal Tingkat Pelajar

Lebih lanjut ia menjelaskan, ada beberapa pihak yang terlibat dalam kegiatan pematokan di atas tanah Rubicon Estate 2.

“Ada pihak Kejaksaan, BPN, Dinas Pendidikan, dan Notaris yang ikut dalam kegiatan pematokan tersebut,” bebernya.

Saat ditanyai, mengenai ada atau tidaknya keterlibatan aparatur desa seperti lurah dan camat saat kegiatan pematokan, Takrudin mengelak tidak mengetahuinya.

“Kalau itu saya kurang tahu, karena saya tidak ikut kegiatan pematokan berikutnya,” katanya.

Menurut ia, kegiatan pematokan ini prosesnya dari Dinas Pendidikan, bukan ajuan dari pihak sekolah untuk memperlebar kepemilikan tanah.

Baca Juga:   Danrem 043/Gatam Hadiri Rapat Koordinasi Optimasi Lahan Rawa Mendukung Serasi TA 2019

“Dahulunya ini kota ya, tapi sekarang berlalih ke provinsi. Kalau mengajukan itu dinas, kan peralihan aset,” ujarnya.

Saat diberondong pertanyaan, berapa luas lahan yang di patok dan mengenai kepemilikan lahan milik Rubicon Estate 2, Takrudin enggan berkomentar banyak.

“Kalau tanya tentang itu saya kurang paham, kalau mau lebih spesifik lagi silahkan tanya dengan kepala sekolah. Tapi saat ini beliau (kepala sekolah) sedang tidak ada ditempat,” jelasnya.

Terpisah, menindak lanjuti hal tersebut Lampung Segalow mencoba investigasi di kantor Kelurahan Sukamaju dan Kecamatan Teluk Betung Timur, namun sangat disayangkan Lurah Syahrial tidak ada ditempat dan memblokir semua panggilan masuk telepon selulernya.
Dan hanya bertemu Camat Zulkifli yang mengatakan tidak mengetahui adanya kegiatan pematokan tersebut.

Baca Juga:   Warga Al Amin Kelola Lahan Tidur Jadi Produktif

“Saya dan lurah tidak tahu serta tidak dilibatkan kalau di wilayah saya ada kegiatan pematokan tanah dari pihak SMKN 6,” (Din/RF)

Tags: , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan