21 Oktober 2021

Bandar Lampung Masuk Zona Merah, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung Masuk Zona Merah, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Kota Bandar Lampung

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (29/4) – Kementerian Kesehatan RI menetapkan kota Bandarlampung menjadi salah satu kota yang masih ke dalam zona merah virus covid 19.

Dimana kota Bandarlampung sudah masuk dalam transmisi lokal penyebaran virus covid 19. Penyebaran virus corona tidak lagi terjadi di luar masyarakat wilayah, namun sudah antara masyarakat lokal.

Menanggapi hal tersebut, kepala dinas kesehatan kota Bandarlampung Edwin Rusli mangatakan kalau kita harus menerima penetapan zona merah oleh pusat.

” Ya udah kita terima penetapan zona merah, tetapi yang paling penting adalah penanganan masyarakat yang masih bandel, yang masih keluyuran di Mall saat ini masih rame, ” katanya, Rabu (29/4/2020).

Baca Juga:   Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga Di Tengah Ketidakpastian Perekonomian Global

Ia mengungkapkan adanya perbedaan definisi dari pusat dan kota Bandarlampung berbeda mengenai transmisi lokal.

” Untuk peningkatan jumlah di perbatasan tidak ada, makanya kita kaget kenapa kota Bandarlampung menjadi zona merah, sebenarnya gak perlu zona merah. Definisi mereka misalnya yang turun pak Imam nomor satu, nah istri dan anaknya dapet di Lampung, kan pasti tertular dari pak imam artinya, tapi kata mereka (pusat) itu transmisi lokal. Kalau kita enggak, itu dari luar wilayah. Tapi ya sudah, gak apa-apa kita terima, ” ujarnya.

Baca Juga:   Bonus Untuk Atlet PON XX Papua

Masih dalam kesempatan yang sama saat disinggung pemberlakuan PSBB, pendapatnya tak jauh berbeda dengan pernyataan walikota Herman HN. Edwin Rusli mengatakan akan mempelajari PSBB terlebih dahulu.

” Mungkin kalau PSBB memerlukan dana yang cukup besar tapi kalau pra PSBB mungkin akan kita lakukan pelatihan atau semacamnya. Jadi kalau pra PSBB orang akan menanyakan kalau dia datang dari Pesawaran, tapi kalau PSBB kan harus pulang.Tapi kalau pra PSBB kita hanya menanyakan saja ada keperluan apa? nanti kita check suhu tubuh dan suruh cuci tangan, ” terangnya.

Baca Juga:   Kembangkan Program Swadaya, Gojek Rangkul Keluarga Mitra Untuk Lebih Berdaya dan Produktif

Ia juga menambahkan untuk menambah keamanan penyebaran Covid 19 mulai nanti sore jajaran Gugus Tugas yang diketuai oleh Kapolres dan Dandim akan keliling melihat kondisi masyarakat, siapa yang nongkrong tidak perlu akan dibubarkan dan dari Dinas Kesehatan akan membagikan 45 ribu masker ke masyarakat.

” Untuk APD alhamdulillah sudah cukup, tidak ada kekurangan. Kita dapat bantuan dari pak walikota dan bantuan dari kementerian kesehatan, ” imbuhnya.(din/rf)

Tags: , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan