12 Agustus 2022

BANDAR PIL EKSTASI BERHASIL DIAMANKAN

BANDAR PIL EKSTASI BERHASIL DIAMANKAN

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Seorang bandar Narkoba jenis pil ekstasi, pria berinisial MT (39) diamankan oleh Satuan Narkoba Polresta Bandarlampung menangkap seorang pria berinisial MT (39), warga jalan ikan lumba-lumba kelurahan Pesawahan kecamatam Teluk Betung Selatan, Kota Bandarlampung. Kamis (4/8)

“MT berhasil ditangkap di rumahnya pada hari Selasa, ( 26/7),” kata Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K. yang diwakili Kasat Narkoba Kompol Gigih Andri Putranto, S.I.K.,

Baca Juga:   Upaya Arinal Cegah Aktivitas Penyelundupan Benih Lobster

Dijelaskan Gigih, pelaku MT ditangkap berdasarkan informasi dari warga bahwa di jalan ikan lumba-lumba sering dijadikan lokasi penyalahgunaan narkotika dan mendapat informasi tersebut tim opsnal Sat Narkoba Segera melakukan penyelidikan sehingga melalui proses undercover buy personel Sat Narkoba berhasil menangkap pelaku MT dengan barang bukti diduga berupa Pil Eksatasi sejumlah 245 (dua ratus ampat puluh lima) butir, 1 (satu) HP Kecil dan 1 (satu) HP Android.

Baca Juga:   Kanit Turjawali Sat Lantas Polresta Bandar Lampung Iptu M.Anis Dianugerahkan Sebagai Tokoh Penegak Disiplin Berlalu Lintas Oleh PWI

“Pelaku ditangkap berdasar informasi warga sehingga tim segera melakukan penyelidikan dan benar pelaku diduga sebagai bandar pil ekstasi lalu dilakukan undercover buy personel Sat Narkoba berhasil menangkap pelaku MT dengan barang bukti diduga berupa Pil Eksatasi sejumlah 245 butir dari tangan pelaku,” Ucap Gigih.

Sementara untuk berasal dari mana pil ekstasi tersebut kasat narkoba telah mengantongi identitasnya dan sekarang masih dalam tahap penyelidikan.

Baca Juga:   TINGKAH LAKU ANAK MENIPULATIF, INI CIRI-CIRINYA SERTA TANDANYA

“Pelaku akan dijerat pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda maksimum Rp 10 miliar,” pungkasnya. (Din/AA)

 532 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan