21 Oktober 2021

Beredar Foto ASN Lakukan Pelanggaran Netralitas Saat Pembagian Beras, Ini Klarifikasi Lurah Kuripan

Beredar Foto ASN Lakukan Pelanggaran Netralitas Saat Pembagian Beras, Ini Klarifikasi Lurah Kuripan

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (28/4)- ASN (lurah) dan TNI (babinsa) kota Bandarlampung dilaporkan oleh organisasi masyarakat Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online Lampung ( GASPOOL) atas dugaan pelanggaran terkait netralitas oknum ASN dan TNI tersebut.

Dugan pelanggaran terjadi saat proses pembagian beras bantuan dari pemerintah kota Bandarlampung (Jum’at siang, 24/4/2020) terlihat oknum ASN dan TNI terlihat membagikan beras bersama tim sukses salah satu bakal calon walikota Bandarlampung di kelurahan Kuripan.

Untuk mendapati berita berimbang, Lampung Segalow mendatangi kantor kelurahan Kuripan, Kecamatan TBB. Menanggapi hal ini, lurah Kuripan Abu Roni, SH mengklarifikasi hal tersebut. Roni mangatakan bahwa hal ini merupakan unsur ketidaksengajaan, dan tidak ada yang mengkoordinir.

” Mereka sedang bergotong royong di mushola, dan pada saat bersamaan beras turun di RT setempat nah mereka langsung membantu. Mungkin mereka dan saya juga gak sadar dengan pakaian yang mereka kenakan itu,”bebernya saat di temui Lampung Segalow, Selasa, (28/4/2020).

Baca Juga:   Bandarlampung Masuk Zona Merah

Menurut Roni, mereka yang mengenakan kaos bergambar salah satu bakal calon walikota Bandarlampung merupakan warga biasa.

“Mereka bukan tim sukses, ataupun pamong setempat (RT) mereka berdua itu warga RT 06 yang sedang melakukan gotong royong, dan mereka membantu saya secara spontan, sukarela tanpa paksaan, ” katanya.

Ia menambahkan bahwa hal ini tidak ada unsur kesengajaan, kita benar-benar tidak menyadari adanya kejadian tersebut.

” Kami gak sadar, kalau kami sadar gak mungkin juga kami kayak gini bergandeng berfoto seperti ini. Mungkin saat kami sedang foto dia ikut nimbrung,” jelasnya

Baca Juga:   Maraknya Curanmor, Herman HN Minta Masyarakat Waspada

” Saya gak tau bagaimana foto ini bisa menyebar. Setiap RT memfoto saat pembagian beras untuk verifikasi dikirim lewat WhatsApp pribadi ke saya (lurah), dan foto itu juga untuk SPJ. Dan saat foto itu kita juga bener-bener gak sadar, ” imbuhnya.

Roni sangat menyayangkan atas tindakan pelaporan yang dilakukan oleh organisasi masyarakat Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online Lampung (GASPOOL).

” Saya sangat menyayangkan sekali. Seharusnya mereka (GASPOOL) konfirmasi terlebih dahulu kebenarannya, ” katanya.

Hal serupa pun diungkapkan warga RT 06,LK I, Firman (51) . Herman mengaku pada saat kejadian, ia memang mengenakan kaos bergambar salah satu bakal calon walikota Bandarlampung.

Baca Juga:   Jeruk Kim Kit, Si Buah Keberuntungan Jelang Imlek

” Iya, saya memang mengenakan kaos itu saat gotong royong di mushola dan sedang mengecat. Tidak ada yang mengkoordinir untuk mengenakan kaos itu, kebetulan pada hari itu ada 7 orang yang mengenakan kaos tersebut. Daripada sayang dicuci karena kotor mending saya gunakan kaos yang sudah kena cat tersebut , ” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan kronologis kejadiannya yang merupakan unsur ketidak sengajaan.

” Saya bukan tim sukses. Kebetulan jam satu siang dateng beras, jadi saya secara sukarela membantu tanpa mangganti pakaian saya. Pembagian kaos bakal calon walikota Bandarlampung tersebut sudah lama, sebelum ada pembagian beras, ” terangnya. (din/rf)

Tags: , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan