29 September 2021

BPPRD Bandarlampung Pasang Stiker Bagi Penunggak Pajak

BPPRD Bandarlampung Pasang Stiker Bagi Penunggak Pajak

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Ferry Budiman selaku Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Pengawasan dan Pengendalian Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung beserta tim melakukan penertiban Pajak Reklame yaitu dengan pemasangan stiker bagi penunggak pajak yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Senang dan sekitarnya. Rabu (03/08).

Ia mengatakan, bahwa di 10titik tersebut sudah lebih dari setahun menunggak Pajak Reklame.
“Kita sebelumnya sudah memberikan Surat Teguran pertama, kedua, dan ketiga. Namun tidak ada respon dari mereka dan tidak ada etikat baik dari mereka untuk melakukan pembayaran pajak itu. Kemudian akhirnya kita beri sanksi yaitu penempelan stiker. Sanksi yang pertama ialah melakukan segel stiker terlebih dahulu sampai mereka menyelesaikan kewajiban pembayaran pajak,” kata dia.

Baca Juga:   Mantan Kadishub Divonis Hakim

Ia pun menjelaskan, bahwa penempelan stiker ini akhirnya menjadi rutinitas, dan yang melakukan tunggakan tersebut jauh sebelum adanya pandemi yang artinya harus sudah dibayar, tetapi sampai saat ini tidak ada etikat baik untuk melakukan penyelesaian kewajiban pembayaran pajak.

“Kebetulan sanksinya jatuh pada pandemi. Untuk alasan mereka belum bayar itu beragam ada yang gak tau bayarnya dimana padahalkan petugas UPT selalu datang tapi mereka bingung mau bayarnya kemana, ada juga yang bilang sudah tidak ada lagi hubungan dengan vendornya seperti di Vivo tadi, mereka bilang tidak ada lagi urusan sama Vivo karena yang bayar selama ini Vivo ya seperti itulah beragam alasannya,” jelas dia.

Baca Juga:   Satlantas Gunakan Kawat Berduri Sekat Jalan

Sementara itu, Zainuril, selaku petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah naungan BPPRD Kota Bandarlampung menerangkan bahwa Pajak Reklame ini dihitung permeter untuk pertahun, yang artinya pajak ini tidak sama atau beda-beda pada 10titik tersebut.

“Untuk hari ini yang paling besar pajaknya itu Vivo kalau dihitung globalnya dia sudah menunggak kurang lebih 2tahun, dan kalau dihitung permeternya itu sekitar Rp585.825 pertahun,” terang dia. (TSF/AA)

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan