Densus 88 Melakukan Penangkapan Dua Orang Terduga Teroris di Bandar Lampung

Densus 88 Melakukan Penangkapan Dua Orang Terduga Teroris di Bandar Lampung

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (14/10) – Densus 88 melakukan penggeledahan di Jalan Agus Salim terkait penangkapan dua orang terduga teroris. Penggeledahan dilakukan di sebuah rumah tempat pembuatan lighting panggung dan sound system, Kaliawi, Senin (14/10/2019)

 

Hal itu diungkapkan oleh Babinsa Kodim 0410 Ginanjar yang mengatakan bahwa wilayah Bandar Lampung ada rencana penangkapan terduga teroris.

 

” Saya bersama pak Lurah, dan RT menyaksikan penggeledahan. Kalau penangkapan sudah jam 11.00 wib, di Jalan Antasari di daerah pasar tugu, dua orang terduga teroris diamankan bernama Rizki dan Arif (Aul),” katanya

Baca Juga:   Loekman Resmikan KCP Kalirejo

 

Ginanjar menjelaskan dari hasil penggeledahan densus 88 menemukan beberapa barang bukti.

 

” Barang bukti berupa satu laptop, lima butir amunisi aktif kaliber 5,56 mm, sajam, satu tas warna putih, satu tas loreng, satu tes putih kecil, tiga buah batre kecil serta rangkaian alat listrik,” kata dia

 

Masih dalam kesempatan yang sama, Ketua RT 013 Lingkungan 1 Kelurahan Kaliawi Edi Supono mengaku tidak mengenal kedua orang terduga teroris tersebut.Pasalnya, kedua orang tersebut belum melaporkan diri ke RT setempat.

Baca Juga:   LBH Kecam Dokter RSBW

 

” Di sini tempat pembuatan lighting panggung, dimana Pak Juju sebagai penanggung jawab dan pak Andre wakilnya. Kalau Pak Juju dan pak Andre sempat melapor atas lima pekerja. Gak tau kalau bertambah-bertambah pekerjanya. Biasanya kita kontrol kesini dan menanyakan langsung, beberapa hari ini agak kurang kontrol, sepengetahuan saya tidak ada aktivitas mencurigakan disini, biasa saja,”katanya.

Sementara Asep (27) teman satu kamar terduga teroris mengaku kaget dengan kedatangan Densus 88 yang menggeledah kamarnya serta atas tertangkapnya Arif (Aul) dan Rizki, sebagai terduga teroris. Ia mengenal mereka sebagai pribadi yang taat beribadah dan biasa saja, serta tidak ada tingkah laku yang mencurigakan.

Baca Juga:   Jembatan Patriot Selesai Di Cor, Nanang : Pekan Depan Motor Sudah Boleh Melintas

 

” Saya kira hanya kasus narkoba, tidak tahunya kasus teroris. Saya sempat kaget, anaknya biasa saja, waktunya bekerja ya bekerja,malah ia sering mengingatkan dan mengajak rekan yang lainya untuk sholat bersama, terkadang ia suka pulang malam untuk mengerjakan proyek meja,” ujarnya (din/rf)

 1,236 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan