Diduga Lapuk, Pohon Ambon Berusia Ratusan Tahun Ambruk

Diduga Lapuk, Pohon Ambon Berusia Ratusan Tahun Ambruk

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (30/3)  – Pohon Ambon berusia ratusan tahun yang berada di jalan wr. supratman, Teluk Betung Selatan tepatnya di depan bank BI, roboh menimpa delapan rumah warga, Senin (30/3/2020).

Pohon tersebut roboh pada hari senin, 30 maret 2020 pukul 04.30 wib menjelang adzan subuh. Delapan rumah warga yang tertimpa dengan rincian enam rumah berpenghuni dan satu rumah di sket menjadi dua. Diduga pohon roboh karena pohon besar tersebut lapuk.

Menurut wisnu (52), warga yang rumahnya tertimpa pohon besar, kejadian terjadi pukul 04.30 wib terdengar suara gemuruh mirip suara kecelakaan.

Baca Juga:   Sekdaprov Fahrizal Sepakati Lampung Kembangkan Sekolah Pertanian Modern Berbasis Asrama

” Pada saat kejadian saya dan keluarga sedang tidur, dengar suara gemuruh, saya bangun. Saya kira ada kecelakaan atau apa, gak taunya pohon rubuh, ” terangnya

Wisnu berharap dengan adanya musibah ini berharap adanya bantuan dari pemerintah.

” Karena biaya juga besar. untuk tempat saya, saya perkirakan kerugian mencapai Rp 60 juta tapi gak tau kalau rumah yang dibelakang saya,” katanya.

Sebelumnya Wisnu pernah melaporkan untuk penebangan pohon pada tahun 1988, dan terakhir pada tahun 2019 sudah ditinjau oleh pak camat dan pak lurah.

Baca Juga:   Peringati Isra Miraj, Pemkab Lampung Selatan Gelar Pengajian Di Masjid Agung

” waktu itu baru ada realisasi penebangan, cuma sampai rubuh baru di tebang. Dari kedatangan pak lurah sampai sekarang itu ada setahun, ” terangnya.

Sementara itu lurah Teluk Betung Nursiwan SH menjelaskan bahwa pohon Ambon ini terbentur usia ratusan tahun sehingga terjadi kelapukan di akar.

” Jadi kekuatannya hanya dikulit tidak di akar. Sebenarnya bukan karena hujan, hanya sekedar angin begitu saja, ” katanya.

Baca Juga:   Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Herman HN Minta Penerimaan Siswa Baru Secara Online

Dari kejadian pohon Ambon yang roboh di Kelurahan Teluk Betung RT 15 Lk II ini menimpah enam rumah dan tidak ada korban jiwa.

” enam rumah berpenghuni dan tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan sedikit, cuma luka di bagian ibu jari dan tidak dirawat. Tadi sempat saya suruh kasih bitadin, tapi dia gak mau, ” ujarnya. (din/rf)

Tags: , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan