Dokter RSBW Angkuh

Dokter RSBW Angkuh

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Oknum Dokter Rumah Sakit Bumi Waras (RSBW) Bandarlampung, terkesan angkuh atas perbuatan yang dilakukan terhadap keluarga pasien yang ditolak beberapa minggu lalu.

Pasalnya, oknum dokter gigi spesialis bedah mulut berinisial BS seolah-olah seperti tak terjadi masalah apa-apa. Sehingga ia tidak meminta maaf atas perbuatan yang dilakukannya.

Kepada wartawan, Ikhwan Wahyudi, mempertanyakan itikad baik dari oknum dokter tersebut. Ikhwan hanya meminta pertanggungjawaban dokter tersebut dengan cara meminta maaf kepada istrinya.

Baca Juga:   Pembangunan Flyover Sultan Agung Dalam Pengerjaan, Namun Pedagang Belum Mendapat Sosialisasi

“Saya tidak perlu apa-apa. Saya hanya minta dokter tersebut minta maaf kepada istri saya. Karena ia, istri saya menangis,” jelasnya, Rabu (26/9).

Lanjut Ikhwan, selama anaknya tersebut berada di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM), pihak dari Rumah Sakit Bumi Waras tidak sekalipun mendatangi keluarganya untuk meminta maaf.

“Sejak pertama kali masuk hingga sudah dioperasi saat ini, dokter tersebut belum datang. Padahal saya hanya butuh ia meminta maaf kepada istri saya,” tegasnya.

Baca Juga:   Sambut Gubernur Baru, Pemprov Agendakan Penyambutan Pelantikan

Sebelumnya, hearing di Komisi V, Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Senin (17/9) lalu, Ikhwan menyatakan sikap di depan Direktur Pelayanan RSBW bahwa ia meminta pertanggungjawaban atas perlakuan oknum dokter tersebut.

Ia meminta, oknum dokter tersebut meminta maaf atas kesalahannya yang membuat istri menangis akibat dibentak oleh oknum dokter RSBW tersebut.

Baca Juga:   Kunjungi Dekranasda, Istri Kejagung RI Kagumi Kerajinan Lampung

“Istri saya dibentak saat menanyakan perihal pembayaran. Namun oknum dokter tersebut mengatakan saya sudah jelaskan kepada suami ibu masa saya harus jelaskan se-RT,” tirunya. (adm/rf)

 740 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan