DPMPKK Instansi Melarat

DPMPKK Instansi Melarat

Yen Dahren.

MENGGALA LAMPUNG SEGALOW – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Kampung Kelurahan (DPMPKK) Tulangbawang Yen Dahren mengakui instansinya bokek alias melarat. Akibatnya, setiap menjalankan program kerja selalu mendompleng lembaga lain. Anakidah…

Salah satunya saat DPMPKK launching dana penghasilan tetap (Siltap) aparatur kampung dan penyaluran Dana Desa (DD) bagi delapan kecamatan, Jumat (4/5/2018) lalu.

“Benar itu kegiatan Bapenda (Badan Pendapatan Daerah). Kami hanya numpang. Mau gimana lagi? Kami tidak punya anggaran khusus untuk kegiatan itu karena memang tidak dianggarkan,” ungkap Yen Dahren, Senin (7/5/2018).

Pengakuan itu berasal dari tudingan nyinyir dari salah satu pejabat di Bapenda setempat. Pasalnya, mereka mengaku tekor Rp35 juta akibat DPMPKK yang mendompleng acara itu.

Baca Juga:   Sertifikasi Guru Tulangbawang Cair Mei

“Itu kegiatan kami (Bapenda). DPMPKK hanya numpang. Padahal, kami sengaja melaksanakannya atas perintah bupati dan wakil bupati Tulangbawang (Winarti-Hendriwansyah) untuk sosialisasi pajak daerah yang bertujuan agar memberikan pemahaman kepada wajib pajak sehingga berdampak terhadap realisasi PAD,” jelas pejabat tadi.

Ditambahkannya. “DPMPKK hanya numpang tok. Tidak mau keluar biaya. Padahal mereka adalah satker yang mempunyai peran penting untuk kemajuan kampong. Ini kan aneh. Masa iya gak ada anggaran? Akibatnya, kami tekor Rp35 juta,” keluhnya.

Acara yang mereka maksud adalah penyaluran tahap pertama DD yang baru 20% untuk delapan kecamatan. Terdiri dari 76 kampung.  Delapan kecamatan tersebut yakni, Banjar Agung, Banjar Baru, Gedung Aji, Gedung Aji Baru, Menggala Timur, Meraksa Aji, Penawar Aji, dan kecamatan Rawa Pitu.

Baca Juga:   KAPOLRESTA LANTIK KOMPOL TRY MARADONA SEBAGAI KAPOLSEK KEDATON

Total Anggaran DD yang sudah disiapkan Rp12,64 miliar. Sementara 71 kampung lainya masih menunggu proses transfer dari pusat. Dan untuk Siltap isentif aparatur kampung pemkab telah siapkan anggaran Rp11,56 miliar  yang alokasinya diperuntukkan bagi 145 kampung.

Kegiatan yang dilaksanakan Aula Utama Ruang Rapat Lantai II Kantor Pemda Tulangbawang itu dihadiri oleh seluruh camat dan seluruh aparatur kampung se-Tulangbawang.

Bupati Tulangbawang Winarti berpesan agar seluruh aparatur kampung agar tidak main-main dalam merealisasikan DD karena diharuskan sesuai dengan regulasi aturan hukum yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Baca Juga:   ada Sosok Mantan "Centeng" dibalik Penanganan Tsunami Birokrasi Lamsel

“DD dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi seluruh kampung agar mandiri maju dan sejahtera, jadi manfaatkan DD sebaik-baiknya agar tujuan kampung mandiri sejahtera dapat terwujud,” ingatnya.

Oleh sebab itu guna menghindari hal negative juga diminta agar dalam pengelolaan serta penyusunan APBD-Kampung yang dananya bersumber dari  DD disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kampung.(MR)

 586 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan