Eva Buka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan PPPA

Eva Buka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan PPPA

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, buka sosialisasi terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dan tindak perdagangan manusia (Human Trafficking) di ruang Tapis Berseri. Kamis (4/11).

Eva berharap, dengan adanya sosialisasi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ini, bisa menekan atau menurunkan tingkat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Bandarlampung. Maka, ia menghimbau untuk masyarakat, apapun yang terjadi terkait kekerasan harus saling memberi informasi, agar tidak adanya berita dari pihak ketiga.

Baca Juga:   Dandim Dan Kasdim Dampingi Anggota Kodim 0411/Lampung Tengah Melaksanakan Garjas Periodik I Tahun 2019

“Kita pengennya pemerintah berdampingan dengan seluruh aparat yang dibawah, kita sama-sama menuntaskan masalah KDRT dan juga penjualan orang, dan mudah-mudahan di Kota Bandarlampung tidak ada,” harap dia.

Menurut dia, dengan cara kita bersosialisasi, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak terkecoh dengan janji manis yang belum diketahui terlebih dahulu.

“Dengan cara kita sosialisasi ini, mudah-mudahan seluruh warga masyarakat menyadari, apapun janji manis yang belum kita ketahui harus diselidiki dulu, kita tanyakan tinggal dimana, KTPnya (Kartu Tanda Penduduk) kita lihat, harus jelas. Jangan nanti uang sudah keluar, kita sudah pergi, dan terjadi yang tidak-tidak,” himbau dia.

Baca Juga:   Mal Bandarlampung Kembali Buka

Sementara, Kepala Dinas PPPA, Sri Asiyah mengatakan, pihaknya sudah memilih Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) untuk menangani Human Trafficking dan bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang ada yang menangani kekerasan kepada perempuan dan anak maupun perdagangan orang ataupun anak, kami tidak bisa bertugas sendiri tanpa dibantu lembaga ataupun Leading sektor yang lain.

Baca Juga:   Polda Lampung Dapati Kristal Shabu

“Kami punya Call Center, bisa menghubungi 129 itu program dari kementerian, kalau dari kami (Dinas) punya jejaring sampai tingkat kelurahan kalau ada kasus kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak mereka bisa difasilitasi melalui TAPBN tingkat kelurahan, kalau ada kasus mereka bisa mendapatkan fasilitas,” tutup dia. (KB/TSF/AA)

 498 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan