Humanika Dorong Komisi Etik Cabut Izin Dokter RSBW

Humanika Dorong Komisi Etik Cabut Izin Dokter RSBW

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Ulah oknum Dokter Rumah Sakit Bumi Waras (RSBW) Bandarlampung, BS mendapatkan respon negatif dari sejumlah masyarakat.

Salah satunya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Humanika Lampung merespon tegas atas sikap kasar oknum yang dilakukan BS.

Atas peristiwa itu, Ketua Humanika Lampung, Basuki mendesak agar komite etik menangani peristiwa tersebut dengan serius.

“Ini sudah kedua kalinya RSBW bikin ulah. Dan tolong pihak yang terkait serius menanggapi hal ini, kalau harus izin dokter tersebut dicabut,” tegasnya, Kamis (13/9).

Baca Juga:   Jaga Stamina dan Fisik Di Bulan Ramadhan Prajurit Korem 043/Gatam Laksanakan Olahraga

Menurut Basuki, seorang oknum dokter seharusnya mengedepankan tindakan medis terhadap pasien. Pasien yang membutuhkan penanganan serius, seharusnya didahului agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Yang menentukan biaya seharusnya bagian administrasi bukan oknum dokter itu. Dan juga ini harus ditangani dengan serius, tidak cukup jika hanya teguran karena hal ini bisa-bisa terulang kembali,” ujarnya.

Diketahui, oknum dokter gigi spesialis bedah mulut RSBW, Bandarlampung, diduga telah menolak bersikap kasar dan menolak pasien.

Baca Juga:   Trauma Healer Lampung Timur Jadi Tersangka Pencabulan

Dokter yang diketahui berinisial BS tersebut tidak ingin melayani pasien jika keluarga pasien belum membayar biaya operasi dengan uang muka sebesar 50%.

Hal tersebut diungkapkan oleh ayah pasien bernama Ikhwan Wahyudi(38). Ikhwan mengatakan, saat itu anaknya telah mengalami kecelakaan dan butuh tindakan medis (operasi).

“Kami bawa ke RSBW berharap segera ditangani. Namun, sesampai di Rumah Sakit dokter tersebut meminta kepada saya agar terlebih dahulu membayar uang muka sebesar 50%,” jelasnya.

Baca Juga:   KPK Monitor Bandarlampung

Tak sampai disitu, lanjut Ikhwan, mirisnya lagi setelah ia mendengar penjelasan tersebut kemudian ia langsung di usir oleh dokter tersebut.

“Saya di usir keluar, bahkan dokter tersebut bilang anak saya akan dipindahkan ke rumah sakit yang lain jika tidak ada uang muka. Dokter tersebut terlihat arogan dan tidak mencerminkan perilaku seorang dokter,” kesalnya. (adm/rf)

 538 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan