Idealisme Pick me girl Perempuan yang Berusakeras untuk Dipilih

Idealisme Pick me girl Perempuan yang Berusakeras untuk Dipilih
Foto Ist : https://m.mediaindonesia.com/

LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Ladies, apakah kalian pernah mendengar istilah pick me girl? Beberapa waktu yang lalu, istilah pick me girl sempat tren dan viral di kalangan anak muda. Menurut Love Life Laugh Motherhood, definisi utama dari pick me girl adalah seorang perempuan yang berusaha keras untuk membuat pria terkesan dengan memastikan dia tidak terlihat sama seperti perempuan lain.
Fenomena pick me girl terjadi ketika perempuan mencoba untuk membedakan dirinya dari perempuan lain dengan cara tidak sehat. Mereka biasanya seakan mencari validasi atau pengakuan dari orang lain bahwa dirinya berbeda, tidak seperti perempuan lainnya, dan tentunya mereka menganggap dirinya lebih keren.
Mengapa muncul istilah ini terjadi?
Pick me girl bisa datang dalam berbagai bentuk. Ini bisa berupa mengidentifikasi secara verbal apa yang membuatnya berbeda dari teman-temannya dengan cara merendahkan, hingga menyombongkan sikapnya terhadap minat, tingkah laku, pilihan gaya hidup, dan hobi dengan tujuan untuk mencari perhatian dari lawan jenis.
Selain itu, hal ini terjadi karena adanya faktor internalized misogyny. Jadi, internalized misogyny pada dasarnya adalah cara untuk menggambarkan bahwa perempuan juga bisa memiliki pemahaman seksisme dan saling membenci sesama perempuan. Biasanya, ini bisa terjadi dan tanpa disadari.

Baca Juga:   Tiru Perawatan Kecantikan Tradisional ala Bunga Jelitha

Misalnya, pemikiran seksisme tentang gambaran perempuan harus feminin, lemah lembut, halus perkataannya, sehingga menganggap sesuatu yang kebalikannya itu berbeda.
Beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa mereka sudah melakukan tindakan ini atau menjadi korban dari pick me girl. Ada beberapa ciri-ciri umum seorang dapat dikatakan sebagai pick me girl. Berikut adalah penjelasannya seperti dari berbagai sumber.

  1. Mereka suka memamerkan kalau mereka tidak menggunakan makeup
    Tidak masalah untuk menggunakan makeup dan berpakaian rapi dalam acara tertentu. Namun, perempuan yang cenderung pick me up selalu mempermasalahkan teman mereka yang terlalu banyak menggunakan makeup dan menyombongkan kulit mereka yang tampak cantik dan apa adanya. Jika kalian pernah berkata seperti itu kepada orang lain, lebih baik hentikan sekarang karena setiap perempuan memiliki cara masing-masing untuk merawat diri.
  2. Mereka sering bilang bahwa dirinya tidak seperti perempuan lain
    Setiap orang memiliki sisi unik dari kepribadian masing-masing. Jadi, jangan pernah menyombongkan diri dengan berkata bahwa kamu tidak seperti perempuan lain. Kamu lebih baik berhenti merendahkan orang lain dan mengakui kelebihannya. Jika memang dirimu lebih baik dari orang tersebut, cobalah untuk tetap rendah hati.
  3. Mereka suka mempermalukan perempuan lain
    Pick me up selalu mencoba mencari kesalahan perempuan lain, baik dari segi penampilan, sifat, atau bahkan hal-hal lainnya. Mereka suka sekali menyindir orang lain agar terlihat lebih baik. Kita lebih baik mengangkat derajat perempuan dan mendukung perempuan lain.
  4. Mereka sangat kentara membenci drama dalam pertemanan
    Mereka biasa mengklaim bahwa pertemanan dengan perempuan lain membuat mereka mengalami banyak drama. Jadi, mereka lebih suka bergaul dengan teman laki-laki.
    Tentu saja, tidak ada yang salah dengan memiliki banyak teman laki-laki. Tetapi jika alasan tersebut menyebabkan dia tidak akan berpacaran, mungkin klaim tersebut agak berlebihan.
    Dari perkataan mereka, tercermin bahwa mereka membenci pergaulan yang banyak drama dan membesar-besarkan konflik. Ini berarti sebenarnya mereka adalah orang yang terus-menerus mengadu domba antar kelompok temannya. Drama dan konflik dalam pergaulan terkadang tidak dapat dihindari. Cara menanganinya adalah dengan menyimpan rahasia di antara pihak-pihak yang terlibat.
    Penulis: Adonia Bernike Anaya
    (Ist/Zar/AA)

 588 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan