Inflasi Bandarlampung Gegara Beras

Inflasi Bandarlampung Gegara Beras

Ilustrasi.

 

 

BANDARLAMPUNG LAMPUNGSEGALOW- Badan Pusat Statistik Lampung mencatat bahwa inflasi Bandarlampung pada Januari 2018 sebesar 1,42 persen sehingga tertinggi secara nasional. Salah satu sebabnya adalah naiknya harga beras.

“Dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya, Kota Bandarlampung menempati peringkat pertama inflasi,” kata Kepala BPS Lampung Yeane Irmaningrum, Kamis (1/2/2018).

Baca Juga:   Warga Isoman Segera Lapor Satgas

Ia menyebutkan, inflasi sebesar 1,42 persen itu karena adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 131,31 pada Desember 2017 menjadi 133,17 pada Januari 2018.

Beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi, di antaranya, beras, tukang bukan mandor, cabe merah, bimbingan belajar, rokok kretek filter, ayam goreng, rokok kretek. Kemudian mi, ikan layang atau benggol, dan cabai rawit.

Baca Juga:   WALIKOTA EVA DWIANA SERAHKAN BANTUAN LIMA UNIT MOBIL AMBULANCE JENAZAH

Kepala BPS Lampung mencatat inflasi tertinggi terjadi di Bandarlampung sebesar 1,42 persen, sedangkan inflasi terendah terjadi di Tangerang sebesar 0,04 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Jayapura sebesar minus 1,12 persen dan deflasi terendah terjadi di Meulaboh sebesar minus 0,14 persen.

Kota Bandarlampung, pada Januari 2018 berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) sebesar 1,42 persen, dan inflasi year on year (yoy) adalah sebesar 3,73 persen. (RF)

 556 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags:
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan