Ingin Keuangan Jadi Lebih Baik dan Sehat? Yuk Terapkan Panduan Atur Uang Tahun 2019 Ini!

Ingin Keuangan Jadi Lebih Baik dan Sehat? Yuk Terapkan Panduan Atur Uang Tahun 2019 Ini!

LAMPUNG SEGALOW (28/1) – Jika kamu merasa goal-goal tahun kemarin gagal karena keuangan pribadi berantakan. Artinya resolusi yang harus kamu lakukan tahun ini adalah melakukan perubahan terhadap cara kamu mengatur keuangan. Jika biasanya mengatur keuangan hanya sebatas menyisihkan sebagai gaji untuk ditabung atau mencoba berhemat setiap bulannya tidak akan cepat mengantarkan meraih cita-cita kamu.

Improvisasi dalam mengatur keuangan pribadi juga dibutuhkan dan yang paling penting adalah komitmen dalam melakukannya. Strategi yang harus dilakukan adalah lakukan secara bertahap, pelan tapi pasti. Nah, Salah satu caranya adalah mencoba membuat goal-goal kecil setiap bulannya untuk kamu selesaikan selama setahun.

Ini dia hal-hal yang bisa dilakukan setiap bulannya terhadap keuangan pribadi untuk mensukseskan resolusi finansial tahun ini:

 

Januari: Catat Resolusi Finansial dan Prioritaskan yang Mendesak

Jadikan bulan ini sebagai waktu istirahat sebelum menghadapi bulan-bulan berikutnya yang lebih menantang. Manfaatkan bulan ini untuk kembali membangun resolusi keuangan kamu yang ingin kamu wujudkan tahun ini atau resolusi tahun lalu yang belum bisa diwujudkan.

Dahulukan resolusi yang membutuhkan jangka waktu yang lama dalam mewujudkannya. Seperti menabung untuk travelling keliling Eropa atau negara lain yang membutuhkan budget yang lumayan sehingga harus menyicilnya dari sekarang.

Selain itu, catat juga kebutuhan-kebutuhan yang harus kamu penuhi setahun kedepan dan coba pisahkan mana yang harus didahulukan misalnya seperti mengumpulkan uang untuk renovasi rumah, menyicil motor atau tabungan pendidikan untuk melanjutkan S2.

Dengan mencatat semua hal yang akan dibutuhkan dan harus dilakukan selama 11 bulan kedepan akan mempermudah kamu dalam menyusun strateginya satu-persatu. Sehingga tidak hanya arus keuangan menjadi lebih rapih tapi manajemen waktu pun menjadi lebih baik.

Februari: Buat Susunan Pos-Pos Pengeluaran agar Lebih Mudah Mengatur Gaji Bulanan

Membuat pos pengeluaran akan membuat kamu lebih terkontrol dalam menghabiskan uang. Jadi setelah gaji sudah ditangan kamu sudah tahu harus dikemanakan terlebih dahulu  uang-uang tersebut. Berikan tanda ceklis setiap bulannya untuk setiap pengeluaran yang sudah selesai dibayar dengan begini kamu selalu bisa memiliki jumlah pasti dalam memisahkan uang untuk bersenang-senang dan untuk ditabung.

Maret: Mulai Hentikan Hobi-Hobi yang Bikin Kantong Boros

Mulailah belajar untuk menyesuaikan gaya hidup dengan penghasilan. Jika kamu ternyata memiliki hobi yang cukup boros cobalah belajar untuk menghilangkannya secara perlahan. Seperti kurangi nongkrong-nongkrong setiap minggu dengan menjadi 2 kali dalam sebulan dan gunakan waktu luang untuk kegiatan yang tidak menghabiskan uang seperti membaca atau olahraga.

Baca Juga:   Bukan Cuma Enak, Cempedak Juga Sehatkan Mata dan Kulit

April: Memiliki Dana Simpanan Darurat

Keuangan yang sehat adalah keuangan yang memiliki pos untuk dana darurat. Dana darurat akan sangat membantu dalam menjaga manajemen keuangan kamu jika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti jatuh sakit, kecelakaan atau kendaraan pribadi tiba-tiba rusak.

Dengan adanya uang simpanan darurat, kamu tidak perlu lagi putar otak bagaimana mencoba mengatur keuangan kamu kembali karena ada pengeluaran dadakan padahal pos pengeluaran sudah capek-capek diatur. Tinggal gunakan uang simpanan yang sudah disisihkan selama ini.

Mei: Coba Cek Credit Score Kamu

Untuk yang sudah memiliki kartu kredit dan sudah menggunakannya lebih dari setahun cobalah untuk sekali-sekali mengecek kembali laporan kartu kredit. Credit Score yang baik bisa memberikan kamu kesempatan untuk bisa meminjam uang dari bank dengan lancar dan cepat.

Untuk yang belum punya credit score dan sudah berminat untuk meminjam uang untuk kepentingan tertentu seperti berencana membeli rumah atau modal harus memiliki kartu kredit terlebih dahulu. Credit score yang baik dinilai dari teraturnya membayar cicilan kartu kredit dengan tepat waktu selama 1-2 tahun.

Juni: Challenge Diri Sendiri untuk Tidak Menghabiskan Uang diluar Pengeluaran Rutin Bulanan

Yang dimaksud disini adalah kamu berusaha untuk tidak menghabiskan uang untuk hal-hal yang bersifat sekunder. Bukan bermaksud menghalangi kamu untuk bersenang-senang sebagai rewards tapi untuk membuat kamu belajar berhemat dengan lebih baik lagi. Kamu tidak perlu melakukan ini setiap bulan, bisa lakukan setiap 3 bulan atau 4 bulan sekali.

Pada challenge ini kamu mencoba untuk tidak membelanjakan uang kecuali untuk pengeluaran rutin kamu seperti membayar cicilan rumah atau kredit motor dan tidak jajan makanan luar sama sekali. Kamu harus mencoba memasak makanan kamu sendiri dengan bahan-bahan makanan yang budgetnya sudah diporsikan setiap bulannya dan mencoba untuk tidak menghabiskan lebih dari yang sudah diposkan.

Baca Juga:   GEJALA PERTAMA KASUS OMICRON SELALU DI ABAIKAN

Dengan melakukan challenge ini setidaknya kamu punya bulan-bulan khusus dimana kamu bisa menabung lebih banyak dari bulan sebelumnya dan tentu saja hal itu baik untuk mempercepat kamu menggapai resolusi keuangan tahun ini.

Juli: Mulai Berani Mengajukan Pinjaman dengan Cicilan Jangka Panjang

Untuk kamu yang sudah bisa mengatur keuangan dan menabung secara baik perbulannya, saatnya kamu memulai untuk membawa perencanaan keuangan kamu kelevel berikutnya, yaitu mencoba menyisihkan uang untuk sebuah pinjaman dengan cicilan jangka panjang. Misalnya untuk kredit rumah, mobil atau modal usaha.

Hal ini tentu hanya bisa dilakukan untuk yang telah memiliki score credit dengan history yang baik dan telah memiliki kartu kredit. Dengan melakukan ini kamu akan semakin bertanggung jawab dalam mengolah penghasilan.

Agustus: Cari Penghasilan Tambahan

Untuk yang berprofesi sebagai karyawan pasti terkadang agak kesulitan menyesuaikan penghasilan dengan pengeluaran yang bisa saja semakin mahal setiap bulannya. Mau minta kenaikan gaji sulit tapi apa-apa sekarang semakin mahal dan harus bisa ditutupi. Maka solusi yang paling baik adalah mencari lahan baru untuk cari uang alias penghasilan tambahan.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan misalnya buka bisnis kecil-kecilan seperti bisnis online atau menjadi freelancer yang sesuai bidang bekerja. Tapi pastikan pekerjaan utama tidak terganggu dengan kegiatan baru ini. Tidak mau kan dicap tidak profesional?

September: Memikirkan Cara untuk Bisa Pensiun Dini

Siapa bilang punya job biasa-biasa saja tidak bisa pensiun muda! Banyak orang yang mendeskripsikan pensiun artinya tidak bekerja sama sekali. Padahal secara umum pensiun artinya sudah tidak menjadi karyawan lagi atau tidak bekerja dibawah orang lain lagi.

Pensiun yang dimaksud di point ini adalah kamu sudah mulai memikirkan untuk berhenti bekerja sebagai karyawan dengang gaji yang segitu-segitu saja dan mulai membangun bisnis dari hal yang disukai dan bisa kamu nikmati secara utuh.

Misalnya kamu memiliki hobi menggambar dan ahli dibidang tersebut, mulailai memikikan bagaimana cara membuat usaha yang berkaitan dengan kelebihan kamu ini seperti membuka butik hasil desain sendiri menjual kaos dengan desain gambar sendiri, dan mulai memikirkan step-stepnya satu persatu mulai dari bagaimana cara mengumpulkan modalnya, strateginya dan cara promosinya.

Baca Juga:   Batik Motif Parang Jadi Doa Iriana Jokowi di Debat Pilpres 2019

Oktober:Terjun ke Dunia Investasi

Investasi bisa dikatakan cara menabung kekinian. Tidak hanya bisa simpan uang kamu jadi lebih aman tapi juga bisa dapat keuntungan tambahan. Ada berbagai jenis investasi yang bisa dilakukan untuk para pemula seperti deposito atau investasi di website peer-to-peer landing. Pilih yang memang sesuai dengan kebutuhan.

November: Hindari Menambah Utang

Bulan ini adalah saatnya untuk panen hasil tabungan bukan nambah utang. Jadi untuk bulan ini usahakan untuk tidak menggunakan kartu kredit secara berlebihan mentang-mentang bulan-bulan yang mendekati akhir bulan adalah bulan-bulan penuh diskon. Beli barang-barang promo yang memang masuk kedalam daftar kebutuhan. Jangan tergoda membeli barang tidak penting dengan diskon dan promo akhir tahun pokoknya!

Desember: Saatnya Merevisi semua Hal-Hal yang Telah Dilakukan pada Keuangan Pribadi selama Setahun Ini

Uang untuk liburan sudah disisihkan, uang untuk bersenang-senang udah masuk dompet dan budget untuk liburan sudah rapih tinggal dipakai. Maka hal lain yang harus dilakukan untuk bulan ini adalah meng-evaluasi seluruh strategi keuangan yang sudah dilakukan selama setahun ini untuk mencari tau apa saja yang telah berhasil dan apa saja yang gagal atau belum bisa dilakukan.

Tidak semua rencana bisa terlaksanakan secara baik, pasti selalu ada kesalahan yang muncul serapih apapun kita mencoba, tapi tidak apa-apa karena setiap kegagalan adalah sebuah pelajaran dan pengalaman yang berharga.

Selama meng-evaluasi coba cari tahu mana yang kamu masih susah lakukan agar bisa diperbaiki di tahun depan dan mana yang sudah bisa dilakukan dengan mudah agar tahun depan bisa lebih dimantapkan lagi.

Kuncinya adalah Konsistensi dan Komitmen yang Kuat

Sebaik-baik apapun tips keuangan yang sudah kamu lakukan, semua tidak akan sukses jika tidak dilakukan secara konsisten. Dalam mengatur keuangan perlu banyak bersabar dan menahan diri. Ingat hasil yang baik adalah hasil yang berasal dari proses yang lama dan bertahap. Dengan konsistensi dan komitmen yang kuat mengatur keuangan demi hasil yang memuaskan. (LS/RF)

 

 560 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan