Java Jazz Festival 2019 Dipastikan Bebas dari Agenda Politik

Java Jazz Festival 2019 Dipastikan Bebas dari Agenda Politik

LAMPUNG SEGALOW (28/2) – Java Jazz Festival 2019 akan kembali digelar untuk ke-15 kalinya. Sederet penampil akan memeriahkan 11 panggung yang sudah dipersiapkan.

Perayaan Java Jazz tahun ini kebetulan berdekatan dengan pemilihan Presiden dan masuk dalam musim kampanye politik. Meski begitu, Dewi Gontha selaku Direktur Utama Java Festival Production memastikan bahwa Java Jazz Festival tidak mengandung agenda politik.

Baca Juga:   Ketua Fraksi Gerindra Sosialisasikn Pembinaan Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

“Kami menyampaikan pada semua antisipasi dalam panggung, membuat acara kita adalah netral (dari poltik) terutama seperti presscon yang pertama saya sampaikan, jadi musik harus netral dan tidak berpihak,” ucap Dewi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Fabruari 2019.

Direktur Utama Java Festival Production Dewi Gontha

Ini adalah bukan Java Jazz Festival pertama yang digelar bertepatan dengan musim kampanye. Sebelumnya juga pernah ada dan bersih dari agenda politik. Dewi pun memastikan bahwa tingkat keamanan selama Java Jazz Festival berlangsung akan ditingkatkan.

Baca Juga:   Herman HN Lantik Pejabat Eselon III, Eselon IV Serta Kepala Puskesmas

“Apakah kita bakal meningkatkan keamanan atau apa, sedang atau tidak adanya pemilihan, tingkat keamanan kita selalu tinggi,” tuturnya.

Java Jazz Festival yang akan berlangsung pada tanggal 1-3 Maret 2019 di JIEXPO Kemayoran tersebut akan dimeriahkan oleh H.E.R, Isyana Sarasvati, Afgan, Rendy Pandugo, Andien dan masih banyak lagi. (LS/RF)

 758 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan