Kades Negarasaka Serbasalah

Kades Negarasaka Serbasalah

Ilustrasi.

GEDONGTATAAN LAMPUNG SEGALOW – Kepala Desa (Kades) Negarasaka, Kecamatan Negerikaton, Pesawaran, Ngadiman mengaku memalsukan salah satu berkas syarat pernikahan warganya. Alasannya? Ingin menolong. Sepertinya yang bersangkutan serba salah.

Warga yang ditolong itu, Wagiono (33). Dia disebut berstatus perjaka. “Pak kades kan tahu kalau Wagiono ini sudah menikah dengan keponakan saya Towiyatun. Kenapa berani mengeluarkan surat yang menyatakan statusnya perjaka, ini sudah penipuan publik namanya,” cetus Suyitno, paman Towiyatun,  Senin (26/3/2018)

Hal ini terungkap setelah adanya laporan kepada dirinya, bahwa suami dari ponakannya akan melakukan pernikahan kembali. “Setelah dapat laporan tersebut, saya langsung memeriksa segala persyaratan yang diajukan oleh Wagiono ke KUA Lampung Selatan karena calon mempelai wanita orang sana. Saya menemukan surat yang menyatakan kalau Wagiono ini seorang perjaka dan ditanda tangani oleh Kades,” beber Suyitno.

Baca Juga:   Kasus Covid-19 Bandarlampung Kian Bertambah

“Ya saya tahu itu salah. Tapi dari pihak Wagiono ini telah berjanji akan bertanggung jawab apabila ada masalah dikemudian hari. Lagi pula mereka juga sudah membuat surat pernyataan cerai di atas materai Rp6.000 dengan saksi kedua orang tua dari masing masing pihak,” jawab Ngadiman.

Tapi, Towiyatun tak membubuhkan tandatangannya di situ, yang melakukannya adalah bapaknya. “Karena si Towiyatun ini sedang bekerja di PPulau Jawa ketika itu,” kilah Ngadiman.

Baca Juga:   Sidang Online PN Tanjungkarang Lemot

Towiyatun merasa tidak pernah diberitahu tentang surat pernyataan cerai tersebut karena dirinya sedang bekerja di Pulau Jawa. “Saya tidak mengetahui dan saya tidak merasa menandatangani surat pernyataan cerai tersebut, intinya sampai saat ini saya masih istri sahnya Wagiono,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh orang tua Towiyatun, Suyono, yang menjelaskan kalau dirinya pernah didatangi oleh kerabat dari pihak Wagiono, dengan membawa secarik kertas dan dirinya untuk menandatanganinya. “Saya ini buta huruf, saya disuruh tanda tangan di kertas kosong, ya saya coret coret saja tanpa tahu apa maksudnya itu,” pungkasnya. (MH/PS/RF)

 666 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan