Kakek Cabul Divonis 5 Tahun

Kakek Cabul Divonis 5 Tahun

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Seorang Kakek berprofesi abudemen yang melakukan tindak pidana pelecehan seksual divonis hukuman kurungan penjara selama 5 tahun serta denda sebesar Rp500 juta subsider 2 bulan kurungan penjara.

PEN warga Kota Bandarlampung, terbukti melakukan tindak pidana pelecehan seksual berdasarkan Pasal 82 Undang-undang No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

“Menyatakan bersalah dan dijatuhi kurungan penjara selama lima tahun serta denda sebesar Rp500 juta subsider 2 bulan kurungan penjara,” ujar Ketua Majelis Hakim, Rabu (8/8).

Baca Juga:   H. Nizwar dan Elkana Rio Calon Ketua dan Sekertaris PWI Lampung

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Desi menuntut terdakwa dengan kurungan penjara selama 7 tahun 6 bulan serta denda sebesar Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan penjara. Atas putusan itu, terdakwa menyatakan pikir-pikir.

JPU mengatakan, perbuatan tersebut terjadi bermula saat terdakwa mengantarkan korban untuk berangkat sekolah di Bandarlampung. Sesampai di sekolah, korban menunggu di depan kelas lantaran kelasnya sedang dipakai oleh murid lainnya.

Baca Juga:   Pemkot Targetkan Vaksinasi Anak di Bawah Umur

“Saat itu terdakwa memanggil korban dan berpura-pura merapihkan pakaiaannya. Namun, bukan merapihkan, justru korban malah memasukan tangannya kedalam celana dan meremas dadanya,” jelasnya.

Dari perbuatan tersebut kemudian korban kembali pulang kerumahnya. Salah satu guru yang melihat perbuatan tersebut, kemudian memanggil korban dan bertanya siapakah yang mengantarkannya.

“Korban mengatakan pria tersebut adalah abudemennya. Dan kemudian guru tersebut kembali menanyakan korban diapakan kemudian korban menjawab dipegang. Dari situ guru tersebut memanggil keluarga korban dan keluarga korban melaporkan perbuatan tersebut kepada Kepala Sekolah sehingga terdakwa dapat ditangkap petugas polisi,” terangnya. (adm/rf)

 620 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan