Kepsek SD 1 Kampung Negri Batin Bantah Pungli

Kepsek SD 1 Kampung Negri Batin Bantah Pungli

Jajaran Guru SD 1 Kampung Negri Batin Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan, foto: istimewa.

WAYKANAN, LAMPUNG SEGALOW – Terkait dugaan adanya pungli (pungutan liar) sebesar Rp.100.000 untuk melaksanakan Acara Perpisahan Murid kelas 6, SD 1 Kampung Negri Batin Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan. Herawati, SPD.MM. Selaku Kepala Sekolah (kepsek) membantah dan tidak membenarkan pernyataan itu, saat di konfirmasi disekolahannya, Kamis (08/03).

“Terkait penarikan dana tersebut memang benar ada, namun itu merupakan kesepakatan pihak Sekolah, Komite, dan semua Wali murid,” jelasnya.

Dan yang dikatakan oleh Narasumber pemberitaan yang kemarin, tentang apa bila tidak membayar, pihak Sekolah akan menahan SKHU atau Rapor Murid itu tidak benar, pihak Sekolah tidak pernah mengatakan atau menerapkan akan mengancam seperti itu.

Baca Juga:   KAPOLRESTA BERI PENGHARGAAN ANGGOTA BERPRESTASI

Pihak sekolah melakukan rapat pembahasan Perpisahan itu, pada Hari Rabu (28/02/2018). Dalam rapat tersebut yang hadir wali murid dan komite sekolah, yang membahas tentang perpisahan murid kelas 6.

“Pada rapat itulah dari pihak Sekolah SD N 1 Batin mengajukan dua pilihan kepada wali murid, pilihan yang pertama apakah akan adakan acara perpisahan mengadakan Musik Orgen di Sekolah atau kita hanya memberikan Cindramata saja?”, jelasnya.

Disitulah kita mendapatkan kesimpulan dan kesepakatan bersama dari pihak sekolah, Komite, dan Wali Murid.

Baca Juga:   81 PERSONEL POLRESTA BANDAR LAMPUNG NAIK PANGKAT

“Banyak wali murid yang mengajukan untuk diadakan Hiburan Musik Seperti Orgen. Semua sepakat timbulnya dana untuk perpisahan anak kelas 6, terbilang Seratus Ribu Rupiah persiswa yang disetujui oleh masing-masing wali murid pada rapat itu,” ungkapnya.

Terkait adanya kejanggalan pihak sekolah akan menahan SKHU atau Rapor siswa yg tidak membayar dana tersebut, kepsek pun menjelaskan.

“Pada saat rapat ada salah satu wali murid yang bertanya, bagaimana jika kesepakatan ini ada wali murid tidak membayar, apa sangsi yang akan sekolah berikan?
Dan pada saat itu pula ada dua wali murid yang langsung angkat bicara, jika ada yang tidak membayar ijasah atau rapornya ditahan aja buk Kepala Sekolah!, Usul dua Wali Murid tersebut. Dan saya tidak menanggapi itu, saya hanya tersenyum mendengar usulan dari Wali Murid itu,” jelasnya.

Baca Juga:   Mustafa Pakai Rompi KPK

“Jika ada yang bilang itu dari pihak sekolah yang mengusulkan saya siap membantah tuduhan itu, karna kami dari pihak Sekolah SDN 1 Negri Batin Tidak pernah mengatakan seperti itu, apa lagi kami akan mengancam Murid dan Wali Murid. Dan dari pernyataan ini saya siap menghadirkan Saksi jika saya akan dipanggil sampai dimana pun”, ucapnya. (Kt/RA)

 602 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan