KPU Rangkul Mahasiswa Awasi Pilkada

KPU Rangkul Mahasiswa Awasi Pilkada

Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik.

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik mengajak mahasiswa berperan serta menyukseskan pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 dengan ikut mengawasi setiap tahapan.

“Mahasiwa harus berperan mengawasi prosesnya. Terlibat pada prosesnya dan memberikan suara pada pilkada,” kata Evi Novida Ginting Manik, saat KPU Goes to Campus di Universitas Lampung, Selasa (13/3).

Diharapkan mahasiswa tidak sekedar kritis pada isu politik, tetapi harus peduli dan terlibat dalam prosesnya. Salah satu peran mahasiswa adalah mengontrol apakah KPU sudah menjalankan tugasnya dengan benar.

Baca Juga:   MINGRUM GUMAY GELAR KEGIATAN IPWK DI KAMPUNG BANDAR AGUNG

Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono berharap partisipasi mahasiswa dalam membantu penyandang disabilitas menyalurkan hak pilihnya pada pilkada dan pemilu.

“Semua warga Lampung yang sudah memiliki hak konstitusional untuk ikut memilih harus mendapat haknya. Termasuk penyandang disabilitas yang wajib difasilitasi oleh penyelenggara,” kata Nanang.

KPU Lampung telah menyiapkan akses bagi penyandang disabilitas dalam hal pendaftaran pemilih. Terdapat kolom disabilitas. Kolom itu untuk mengetahui berapa jumlah dan jenis disabilitas yang dialami.

Baca Juga:   Pemkab Lamsel Kucurkan Anggaran Pembangunan Ketapang Rp54 Miliar

Tempat pemungutan suara (TPS) juga akan disesuaikan dengan para penyandang disabilitas. TPS yang berada di tempat yang datar atau tidak bertangga-tangga serta pintu masuk yang lebih lebar bertujuan agar pengguna kursi roda dapat masuk.

“Fasilitas yang disiapkan misalnya berupa lantai bilik pemungutan suara yang dapat dilalui kursi roda dan meja bilik suara yang terjangkau/ramah difabel,” jelasnya.

Bahkan penyandang difabel bukan hanya berhak menjadi peserta pemilih. Bila kondisinya memungkinkan dapat mendaftar sebagai anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Baca Juga:   Saya Kutu Buku

“Jadi, bila terdapat warga yang disabilitas, saya harap mahasiswa membantu. Seperti mendaftarkan sebagai peserta pemilih,” kata Nanang.

Turut hadir, Badan Pengawas Pemilihan Umum Lampung, Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum (FH) Unila Dr. Budiono, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Unila Drs. Mardi Syahferi. Acara itu, sebelumnya sendiri diresmikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaaan dan Alumni Unila Prof. Karomani.(RF)

 525 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Tags: , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan