12 Agustus 2022

Lewat Banner, Komunitas Pecinta Alam Lampung Menadakan Himbauan Tidak Membakar Lahan

Lewat Banner, Komunitas Pecinta Alam Lampung Menadakan Himbauan Tidak Membakar Lahan

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (26/09) – Indonesia masih dilanda musim kemarau hal ini berdampak pada kebakaran hutan dan lainya. Oleh karena itu, Pecinta Alam Lampung (PAL) berpartisipasi dan memberi gagasan dalam pemasangan banner/spanduk himbauan tidak membakar lahan di Jalan Agus Salim, Kamis, (26/9/2019)

 

Acara ini juga dihadiri oleh sejda Kota Bandar Lampung, BPBD, camat,Babinsa,serta lurah setempat.

Dalam kesempatan kali ini, sekda Kota Bandar Badri Tamam didaulat secara simbolis melakukan pemasangan banner pertama bersama komunitas PAL dititik rawan kebakaran.

 

Sekda Kota Bandar Lampung, Badri Taman menuturkan melalui banner berukuran 3×4, ia menghimbau masyarakat untuk lebih peka dan tidak melakukan hal-hal yang mengakibatkan kebakaran.

Baca Juga:   POLRESTA GELAR APEL PERSIAPAN OPERASI KESELAMATAN KRAKATAU

 

” Ini salah satu partisipasi masyarakat, bersama komunitas Pecinta Alam Lampung (PAL) dan didukung oleh honda menghimbau agar masyarakat tidak mengakibatkan kebakaran terhadap lahan-lahan yang kering, jika masyarakat usil, membuang putung rokok, ini akan terjadi kebakaran,” ujarnya

 

Badri Taman melanjutkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini yang memiliki dampak positif bagi kelestarian Kota Bandar Lampung kedepanya.

 

” Pemerintah berterima kasih atas partisipasi masyarakat karena Bandar Lampung harus kita jaga bersama agar Kota Bandar Lampung menjadi lebih baik,” kata dia

 

Masih dalam kesempatan yang sama, Koordinator lapangan Robi Evan Andrianto mengatakan bahwa pemasangan banner akan dipusatkan di 20 titik yang rawan kebakaran dan ia juga mengharapkan partisipasi dari masyarakat dalam menyukseskan kegiatan ini.

Baca Juga:   Usia Berapa Idealnya Anda sudah Punya Rumah?

 

” Pada awal ini 20 titik, tapi jujur lokasi rawan kebakaran di Kota Bandar Lampung itu sebenarnya banyak, karena keterbatasan dari kami jadi tidak menutup kemungkinan kami harapkan bagi masyarakat yang ingin menyumbang, untuk membantu dalam menyukseskan kegiatan ini,” kata dia

Robi menjelaskan bahwa kegiatan yang pertama kali di lakukan di Kota Bandar Lampung ini, di monitor selama 24 jam dan fokus terhadap titik tertentu.

 

“Kita monitor 24 jam, kita konsentrasi pada tiga tempat. di bagian pertama lahan kosong, lahan kosong dekat dengan pukiman, dan pemukiman padat penduduk, lebih dari 100 titik yang rawan kebakaran, dan yang baru kita data sebanyak 50 titik,” kata dia

Baca Juga:   Naskah Kerjasama Kemendes dengan PATRI: _PATRI Fokuskan SDM Unggul

 

Robi juga memberikan himbauan kepada masyarakat untuk menghindari hal-hal penyebab kebakaran.

 

“Untuk masyarakat jangan buang putung rokok sembarangan, dan buat anak-anak jangan bermain kembang api, kompor, listrik, dan untuk perumahan jangan menggunakan terminal listrik yang banyak, kalau bisa jangan. Jadi satu terminal satu,” kata dia (din/rf)

 685 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan