Limbah Getah Karet Sebabkan Kanker

Limbah Getah Karet Sebabkan Kanker

Ketua Komisi C DPRD Tulangbawang Barat Paisol saat cek saluran irigasi yang digunakan untuk pembuangan limbah getah karet. 

PANARAGAN LAMPUNG SEGALOW– Ketua Komisi C DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) Paisol mengingatkan bahwa limbah getah karet dapat menyebabkan  penyakit kanker bila tak mendapat penanganan serius.

“Selain itu menimbulkan bau busuk. Bersama Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) dan Dinas Pertanian setempat saya telah mengingatkan para pengusaha lapak karet yang terbukti melakukan pencemaran lingkungan dengan membuangnya di bekas saluran irigasi,” kata Paisol, Senin (2/4/2018).

Baca Juga:   Musrenbang RKPD 2021 Akan Fokus Terhadap Perbaikan Jalan, Drainase, Dan Trotoar

Limbah itu mengandung bahan kimia asam semut, jika dibuang sembarangan seperti dapat mencemari sumur warga. “Akibatnya bisa menimbulkan penyakit kanker,” ujarnya.

Legislator partai Demokrat ini meminta kapada DLHD Tubaba untuk menyikapi permasalahan ini secara serius.

Usaha milik Sunoto, warga RT- 25, Suku V, Tiyuh Candrakencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, sepertinya belum memiliki tempat pembuangan limbah yang sesuai standar DLHD.

Baca Juga:   Cabuli Anak Dibawah Umur Modus Akan Dinikahi

“Kami akan menindaklanjuti hal ini dan menjadi catatan bagi kami jika pemilik lapak tidak segera memperbaiki pembuangan limbah maka akan kami ambil tindakan tegas,” ujar Petugas DLHD Dody Irawansyah

Sementara itu, Sunoto, pemilik lapak mengakui bahwa selama ini pihaknya telah membuang limbah cairnya ke saluran tersebut. Dirinya berjanji akan memperbaiki penampungan limbah yang sesuai dengan standar DLHD.

Baca Juga:   Lambar Antisipasi Transisi Epidemiologi

“Ini penampungan yang sudah saya buat dan cairan yang ada disaluran itu adalah air hujan bukan berasal dari penampungan ini, ” kelitnya.

Sementara itu, Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Tubaba, yang diwakili Suparno, mengatakan terkait pembuangan limbah di saluran irigasi merupakan kewenangan Dinas Pengairan setempat. “Masalah saluran irigasi adalah kewenangan Dinas Pengairan, bukan kewenangan kami,” ujarnya diamini Dedi Ismanto.(GS/RF)

 660 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan