Longsor Bukit Randu Ancam Permukiman Warga, Pihak Bukit Randu Tidak Dapat Di Konfirmasi

Longsor Bukit Randu Ancam Permukiman Warga, Pihak Bukit Randu Tidak Dapat Di Konfirmasi

BANDARLAMPUNG BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (14/2) – Hujan dengan intensitas deras mengakibatkan tebing di RT 07, Lk I, Kelurahan Kebon Jeruk, tepatnya di bagian timur pagar hotel Bukit Randu mengalami longsor dan mengancam permukiman warga pada hari Kamis malam (13/2) sekitar pukul 23.30 wib.

Kronologi longsor bermula saat hujan terus mengguyur wilayah kelurahan Kebon Jeruk RT 07, Lk I, di duga bagian timur pagar hotel Bukit Randu mengalami kerusakan. Kejadian tanah longsor tersebut sekitar 300 M² dikarenakan penggerusan tanah dari air hujan yang begitu deras hingga terjadi longsor dan longsor ini menimbulkan kekhawatiran warga setempat.

” Ketika saya sedang duduk, kebetulan rumah saya jaraknya dekat. Tiba-tiba longsor, greduuuk… greduuuk.. seperti gempa. Saya keluar dan saya takut, sampai saya azan sebanyak 2 kali, ” Kata Saiful warga RT 07 Lk I saat di konfirmasi Lampungsegalow, Jum’at (14/2/2020).

Baca Juga:   KETUA AMPG LAMPUNG INSTRUKSIKAN ANGGOTANYA AGAR TIDAK TERPROVOKASI ATAS PENYERANGAN KANTOR DPD KNPI

Sementara itu Ketua RT 07 Mas’ud , mengatakan sejak kejadian longsor kemarin malam dirinya langsung mengungsikan anggota keluarga dan ia bersama warga lainnya selalu waspada jika hujan kembali turun, karena pondasi banyak yang menggantung akibat tergerus dibawahnya, bahkan ada sebuah batu besar yang juga ikut menggantung.

” Takutnya batu itu gelinding seperti main bowling dan menghantam rumah warga. Sementara kami disini was-was, tadi malam gak bisa tidur, takut hujan susulan, lumpur dan tanah semua turun kebawah, makanya saya pindahin itu keluarga semua, takutnya nanti malam atau besok hujan deras, dan longsor terjadi kembali, ” selorohnya.

Ia juga menerangkan longsor yang terjadi dari Bukit Randu ini bukanlah kali pertama terjadi di daerahnya.

” Ini sudah tiga kali kejadian, daerahnya sekitar situ. Waktu tiga tahun yang lalu, ada sebuah rumah yang baru tiga bulan di bangun sampai jebol akibat longsor. Setelah kita mediasi rumah itu diperbaiki dan pihak Bukit Randu memberikan kompensasi, namun ada sebagian kompensasi yang tidak dijalankan oleh pihak Bukit Randu,” terangnya.

Baca Juga:   Pemkab Lamsel Sampaikan Raperda Kabupaten Layak Anak

Sementara itu Lurah Kebon Jeruk Rismeliyar, SE. berharap agar pihak hotel Bukit Randu segera memperbaiki pagar yang rusak agar tidak menyebabkan korban jiwa apabila longsor ini terjadi kembali.

” Saya mewakili warga Kelurahan Kebon Jeruk meminta agar pihak Bukit Randu segera membangun kembali pagar yang memang bolong. Untuk warga saya sangat prihatin dan dikhawatirkan menelan korban baik materi ataupun jiwa,” harapnya.

Kami sudah berusaha berkoordinasi dengan pihak Bukit Randu, akan tetapi kami tidak dapat bertemu dengan managemen Bukit Randu, hanya perwakilan yakni pihak security Hotel Bukit Randu yang datang, mereka menjanjikan akan segera melakukan perbaikan.

Baca Juga:   Babinsa Bersama Warga Gotong-royong Membuat Parit

” Yang Turun adalah security namanya pak Sujarwo. Dan kami berusaha untuk menghubungi Managernya namanya ibu Suyesti, dan dia mengatakan sedang ada acara, berjanji akan turun langsung. Kemarin kita sudah turun dari sore dan sampai usai magrib beliau tidak kunjung datang. Hari ini dia kembali berjanji akan menurunkan 20 tukang untuk memperbaiki tanah tersebut, tapi kita tadi bersama Kapolsek, dan pak camat TKT sudah menunggu sekitar satu jam lebih, namun ibu Yesti kembali tidak datang, dan itu semua hanya sekedar janji yang tidak terealisasi. “terangnya

Dari pantauan lampungsegalow.co.id longsor yang terjadi kali ini tidak mengakibatkan korban materi maupun korban jiwa. (din/rf)

 774 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan