MENCEGAH KANKER PADA ANAK, APAKAH BISA?

MENCEGAH KANKER PADA ANAK, APAKAH BISA?

LAMPUNGSEGALOW.CO.ID Kanker merupakan salah satu penyakit yang bisa mengenai siapa saja, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Meski kanker tidak bisa menular, tetapi ketika sudah diidap oleh seseorang, maka harus segera mendapatkan penanganan dan pengobatan agar bisa meningkatkan angka harapan hidup mereka.

Nah Moms, di Indonesia, menurut data SRiKandI (Sistem Registrasi Kanker di Indonesia) tahun 2016-2020, leukimia atau kanker darah menempati posisi terbanyak kasus kanker anak. Tepatnya 13.343 kasus atau 14,2 per 100 ribu orang.

Kemudian lima kasus kanker terbesar pada anak lainnya di Indonesia adalah limfoma hodgkin, limfoma non-hodgkin, tumor otak, tumor ginjal, hingga karsinoma nasofaring.

Baca Juga:   Polda Lampung Gelar Lomba Mural

Sebagai orang tua, Anda mungkin was-was, ya. Apalagi, penyebab terjadinya kanker pada seseorang sering tidak disadari. Salah satu penyebabnya adalah pola atau gaya hidup yang tidak sehat.

Lantas, jika sudah berusaha menerapkan pola hidup sehat, apakah kanker pada anak bisa dicegah?

Bisakah Kanker pada Anak Dicegah?

Ternyata, menurut Ketua UKK Hematologi – Onkologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Teny Tjitra Sari, Sp.A(K), MPH, kanker pada anak tidak dapat dicegah, Moms. Apa alasannya?

“Sering ditanya, sebenarnya kanker anak bisa dicegah enggak sih? Ini berbeda [dengan orang dewasa], kanker pada anak enggak bisa dicegah karena mereka mempunyai kecenderungan memiliki perubahan gen yang diturunkan dari orang tuanya. Gen yang dimiliki oleh anak tersebut memang sudah berbeda dari normalnya,” jelas dr. Teny kepada wartawan dalam media briefing bersama IDAI, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:   LASKAR LAMPUNG KOTA BANDARLAMPUNG AKAN MENGAWASI DAN KAWAL PROSES PPDB

Misalnya, pada penyakit leukimia memang berkaitan dengan gen, namun penyebab lainnya juga sangat banyak. Jadi selain adanya perubahan genetik, bisa juga karena ada pengaruh pola hidup yang dijalani anak tersebut.

“Anak mengandung genetik ‘tidak normal’, kalau misal si ibu melatihnya dengan pola hidup yang tidak baik tentunya hasilnya juga tidak baik. Jadi meski anak punya genetik ‘tidak normal’, tentu ajarkan pola hidup yang bagus,” tegas dr. Teny.

Baca Juga:   PASTIKAN KESIAPAN DAERAH MENJELANG IDUL FITRI 1444 H, GUBERNUR ARINAL GELAR RAPAT KOORDINASI

Maka dari itulah, meski tidak dapat dicegah, penting bagi orang tua untuk mengajarkan anak memiliki pola hidup dan makan makanan yang sehat. Cara inilah yang berperan penting menghindarkan anak dari berbagai jenis kanker yang timbul pada usia dewasa.

“Motto, jargon kanker anak tidak bisa dicegah, tetapi sangat bisa ditemukan dalam stadium dini. Kalau ditemukan stadium dini, tentu akan memperpanjang atau pun harapan hidupnya akan menjadi lebih baik,” tutup dia. (Ist/TSF/AA)

 1,046 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan