Mobile Branding Bukan Money Politic

Mobile Branding Bukan Money Politic

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandarlampung menyatakan pemasangan stiker calon legeslatif (caleg ) dan calon presiden (capres) di angkutan kota (Angkot) bukan politik uang. Meski begitu penyelenggara pemilu ini tetap tetap merazia dan mencopotnya.

“Meski hal ini melanggar tetapi tak masuk kategori politik uang. Mereka hanya menyalahi aturan soal kampanye di tempat umum. Angkot menggunakan jalan raya, yang merupakan fasilitas publik, dalam mencari penumpang,” ujar Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah, Selasa (4/12).

Baca Juga:   DPRD LAMPUNG MINTA PEMKOT LAKUKAN NORMALISASI SUNGAI

Pada sisi lain, jajaran Bawaslu Bandarlampung melakukan pencopotan stiker Caleg dan Capres pada 78 Angkot di Terminal Rajabasa dan Kemiling pada hari pertama penertiban mobile branding, Senin kemarin.

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah mengatakan pemasangan stiker caleg dan capres di angkot merupakan bentuk pelanggaran Peraturan KPU dan Perbawaslu / karena angkutan kota adalah fasilitas publik.

Baca Juga:   ARINAL PIMPIN RAKOR DALAM RANGKA KESIAPAN PELAKSANAAN TAHAPAN PEMILU SERENTAK TAHUN 2024

Selain itu, Bawaslu telah memberikan imbauan kepada seluruh partai politik di Kabupaten dan Kota di Lampung untuk menertibkan stiker caleg dan capres di fasilitas umum. (Ls/Rf)

 636 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan