Nadal Tolak Alasan Gugup Jadi Penyebab Kekalahan dari Djokovic

Nadal Tolak Alasan Gugup Jadi Penyebab Kekalahan dari Djokovic

LAMPUNG SEGALOW (28/1) – Petenis asal Spanyol, Rafael Nadal, membantah mengalami rasa gugup saat melakoni laga final Australia Open 2019. Menghadapi rivalnya, Novak Djokovic, Nadal menyerah dalam pertarungan tiga set langsung dengan skor 3-6, 2-6, dan 3-6.

Tak ada perlawanan ketat datang dari Nadal yang begitu mudah pertahanannya ditembus Djokovic. Banyak publik pun menilai jika petenis berusia 32 tahun itu mengalami rasa gugup. Ia mengatakan pukulannya memang tidak dalam kondisi baik dan lebih sering melakukan kesalahan sendiri.

Baca Juga:   GUBERNUR AWALI REGSOSTEK TAHUN 2022 DI PROVINSI LAMPUNG

Akan tetapi ia juga tidak menyangkal jika permainan sang lawan yakni Djokovic sangatlah baik. Tekanan-tekanan yang diberikan pemain berpaspor Serbia itu cukup membuat Nadal kesulitan menangani pertandingan dengan baik.

 “Saya membuat lebih banyak kesalahan karena dia menekan lebih banyak. Ini bukan tentang masalah gugup. Saya berada dalam kondisi normal, seperti final Grand Slam pada umumnya. Tetapi semuanya dimulai dengan begitu cepat,” ungkap Nadal, mengutip dari RT Sport, Senin (28/1/2019).

Baca Juga:   Merbau Mataram Terima Bantuan Sembako

“Dia (Djokovic) menekan saya. Servis dan bola yang biasa saya miliki berada di posisi ofensif, tetapi hari ini berada di posisi defensif. Jadi untuk menjawab apa yang Anda katakan (soal gugup), saya tidak gugup,” tambahnya.

Kegagalan ini membuat Nadal harus kembali mengubur mimpinya untuk merebut gelar di Australia Open. Terakhir, Nadal memenangi trofi Australia Open pada 2009. Itu pun menjadi momen pertama bagi Nadal mengangkat trofi Australia Open. (LS/RF)

Baca Juga:   ALASAN IBU HAMIL KECEWA BISA ALAMI GENDER DISAPPOINTMENT SAAT USG

 

 617 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan