Ngantuk saat Bekerja Sambil Berpuasa? Siasati dengan Cara Ini

Ngantuk saat Bekerja Sambil Berpuasa? Siasati dengan Cara Ini

LAMPUNG SEGALOW (3/5) – Saat menjalankan ibadah puasa bukan berarti produktivitas Anda menurun. Persoalannya adalah Anda sering merasa ngantuk di jam-jam kerja. Hal itu terjadi karena siklus tubuh berubah selama berpuasa. Aktivitas malam Anda bertambah sehingga tidur lebih larut dan di pagi hari Anda harus bangun lebih dini untuk sahur.

Nah, agar ngantuk tidak mengganggu produktivitas, Anda bisa menjalankan beberapa tips berikut.

1. Siasati Perjalanan Pagi

Masa awal Ramadhan biasanya paling berat. Perubahan pola tidur karena harus melaksanakan sahur biasanya membuat bangun pagi terasa menyiksa. Kalau perjalanan dari rumah ke kantor cukup memakan waktu, jika kondisinya memungkinkan, Anda bisa manfaatkan perjalanan untuk melanjutkan tidur.

Baca Juga:   Gubernur Lampung Pimpin Rapat Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020

Jika tidak, bisa disiasati dengan datang ke kantor lebih awal. Usahakan tak tidur setelah sahur dan segera bersiap ke kantor. Sampai di kantor, Anda punya cukup waktu melanjutkan tidur hingga jam kerja dimulai. Oh ya, jangan lupa pasang alarm agar tak kebablasan, ya!

2. Pergunakan Istirahat Makan Siang

Berhubung Anda berpuasa dan tidak kenal yang namanya makan siang, manfaatkan waktu makan siang untuk benar-benar beristirahat. Membalas waktu tidur yang terpotong karena sahur bisa dilakukan saat jam istirahat makan siang ini. Apalagi godaan kantuk biasanya menyerang siang hari.

Baca Juga:   Tahanan Korupsi Tertua Digoyang

3. Tak Usah Lembur

Jika biasanya Anda menyelesaikan pekerjaan yang menumpuk dengan menambah jam kerja alias lembur, di bulan puasa sebaiknya Anda pulang lebih cepat. Selain agar bisa menikmati berbuka puasa di rumah bersama keluarga, melaksanakan salat tarawih, Anda punya lebih banyak waktu tidur agar tak terlambat bangun sahur.

Lalu, bagaimana dengan pekerjaan yang tertunda dan biasanya dikerjakan pada saat lembur? Tetap bawa pulang. Mengerjakannya, setelah makan sahur saja. Jika Anda sudah istirahat dan tidur cukup malam harinya, bekerja di pagi hari terasa lebih menyegarkan. Selain itu, tak perlu takut bangun kesiangan untuk kembali berangkat kerja.

Baca Juga:   Survei: Hari Valentine, Pasangan Rentan Putus

4. Bekerja = Ibadah

Sejak kecil Anda pasti diajarkan, setiap amalan baik di bulan puasa akan diganjar pahala. Bahkan tidurnya orang berpuasa diganjar pahala. Jika tidur saja bisa menjadi ladang pahala, bagaimana dengan bekerja?

Jadikan prinsip ini sebagai motivasi Anda dalam bekerja, terutama untuk melawan rasa kantuk. Anggaplah bekerja sebagai ibadah yang Anda jalankan di bulan puasa. Semakin giat bekerja, ladang pahala Anda tentu makin subur, bukan?

(LS/RF) 

 558 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan