Oto Finance Cacat Hukum

Oto Finance Cacat Hukum

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Tim Penasehat Hukum debitur dari PT. Summit Oto Finance mendatangi Kantor Oto Finance Jalan Wolter Monginsidi, Bandarlampung, Selasa (25/9).

Kedatangan penasehat hukum tersebut untuk mempertanyakan status dari kliennya terkait persoalan kendaraan sepeda motor yang belum sampai kepada kliennya.

Denny Fariz, Penasehat hukum debitur mengatakan, dari pertemuan kepada pihak Oto Finance tersebut, bahwa ia telah menyimpulkan kliennya merupakan seorang korban dari oknum yang tidak bertanggungjawab.

Baca Juga:   Herman HN Resmikan Kantor Cabang BCA Syariah di Kota Bandarlampung

“Sudah kita temui untuk mengklarifikasinya dan ada kesimpulan bahwa klien kita korban dari oknum yang tidak bertanggungjawab,” ujarnya, Selasa (25/9).

Dasar kliennya merupakan seorang korban, lanjut Denny, sebab kliennya belum menerima beberapa bukti bahwa unit yang dikirimkan Oto Finance telah sampai kepada kliennya. Selain itu, syarat sahnya dari perjanjian tersebut juga tidak terpenuhi dimana objek dari perjanjian itu tidak ada atau hilang tidak diketahui keberadaanya.

Baca Juga:   Hadiri Pengajian, Danramil Rawajitu Ajak Masyarakat Rukun Beragama

“Berdasarkan Pasal 1320 KUH Perdata, bahwa ada 4 syarat sah dalam perjanjian diantaranya, kesepakatan, objek, cakap hukum, dan kuasa halal. Dan klien saya tidak mendapatkan itu, jadi untuk status kewajibannya sendiri klien kita ini sudah tidak lagi mempunyai tanggungjawab untuk mengangsur motor tersebut lantaran sudah batal hukum,” terangnya. (adm/rf)

 836 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan