Padangcermin & Wayratai Kebanjiran

Padangcermin & Wayratai Kebanjiran

GEDONGTATAAN LAMPUNG SEGALOW – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran Mustari mengungkapkan sebanyak delapan desa di dua kecamatan (Padangcermin dan Wayratai), kembali terendam banjir, akibat guyuran hujan Selasa (3/4/2018) malam.

“Ya, akibat guyuran hujan semalam ada belasan desa yang ada di dua Kecamatan yaitu Padangcermin dan Wayratai terendam banjir,” kata Mustari, Rabu (4/4/2018).

Menurutnya, dari data sementara ada delapan desa di Kecamatan Padangcermin yang terendam banjir. Yaitu, Trimulyo, Tambangan, Hanaubrak, Khepong jaya, Padangcermin, Banjaran, Durian, dan Sanggi. “Tapi kalau untuk Kecamatan Wayratai kami belum data semua,” ujarnya.

Baca Juga:   75 Lansia Ikuti Suntik Vaksin Covid 19 di Kantor Kelurahan Kebon Jeruk

Ditambahkannya, saat ini ketinggian air sudah berangsur surut karena sebelumnya ketinggian air mencapai satu meter. “Dari informasi anggota saya yang berada di lokasi, saat ini air sudah surut hingga sampai mata kaki, di mana sebelumnya ketinggian air ada yang mencapai satu meter,” tambahnya.

Ia juga mengaku bahwa, sebelumnya pihaknya telah memberikan warning terhadap sejumlah daerah yang dianggap rawan bencana. “Kita sudah Warning memang sebelumnya, sebab, daerah itu memang menjadi salah satu daerah rawan bencana, disitu juga kita memang sudah buatkan sejumlah jalur evakuasi,” ujarnya.

Baca Juga:   PLN Tetap Meras Pelanggan

Kendati demikian, kata dia, sampai sejauh ini tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut. “Tidak ada korban jiwa, hanya sebagian besar korban rumah terendam saja. Selain itu kita juga sedang melakukan pendataan terhadap korban yang terkena dampak banjir,” katanya.

Ia pun menghimbau, kepada seluruh masyarakat untuk dapat terus waspada. “Memang kami telah berkoordinasi dengan BMKG bahwa hujan masih akan terjadi hingga pertengahan April sehingga terhadap daerah rawan banjir harap terus waspada,” himbaunya.

Baca Juga:   Danrem 043/gatam Kunjungi Pondok Pesantren AL- Hidayat Gerning Pesawaran

Selain itu, ia menerangkan bahwa, kesadaran masyarakat akan kelestarian dan kebersihan lingkungan dapat terus ditingkatkan. “Sebenarnya salah satu faktor yang paling berpengaruh untuk mengantisipasi bencana adalah bagaimana masyarakat dapat menjaga lingkungan, seperti memastikan kelancaran aliran air disekitar rumah,” terangnya. (MH/PS/RF)

 609 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan