BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Pemerintah Kota Bandarlampung menyerahkan kendaraan operasional motor roda dua dan truk kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Workshop Dinas Lingkungan Hidup.
Senin (27/11).
Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana menyampaikan, kendaraan operasional yang diberikan ini berupa sepeda motor, mobil pickup, dan mobil truk.
“Jumlah motor 22, pickup berjumlah 16,dan truk sebanyak 9. Ini semua sudah kita anggarkan dan Alhamdulillah sudah bisa terrealisasi,” pungkasnya.
Bunda Eva berharap, dengan ditambahnya armada angkutan sampah ini diharapkan bisa beroperasi dengan baik.
“Kemarin sekitar 70an yang beroperasi, sekarang dengan ditambah armadanya ini diharapkan tidak ada sampah yang bertebaran di Kota Bandarlampung,” harapnya.
Ia menegaskan kepada semua petugas bisa berkolaborasi untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih.
“Kepala UPT sudah kita berikan motor supaya bisa berjalan ke gang sempit, semua harus berkoordinasi antara UPT, lurah, dan camat, sehingga dimusim penghujan ini harapan kita di Kota Bandarlampung tidak ada yang namanya banjir,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala DLH, Budiman mengatakan, bahwa total kendaraan kebersihan yang dimiliki DLH berjumpa 75 unit.
“Total semuanya ada 115, karena ada kendaraan yang mengalami ke rusakan sehingga menyisakan 75 unit, nah pemberian kendaraan operasional kali ini untuk menggantikan mobil yang mengalami rusak sedang,” paparnya.
Dia mengatakan, target sampah yang diangkut oleh armada angkutan sampah ini sebanyak 800 ton dalam sehari.
“Kita targetkan 800 ton sampah dalam sehari. Sebelum musim hujan, kita sudah lakukan pembersihan di 30 titik dalam satu bulan untuk membersihkan kali. Dan di musim penghujan mudah-mudahan tidak ada lagi banjir,” pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, pihaknya menyampaikan kepada masyarakat untuk membuat laporan jika memerlukan bantuan DLH untuk membersihkan sampah di area sungai.
“Kita sudah banyak terima laporan, dan nanti akan kita koordinasikan dengan Dinas PU, dan kita akan adakan satgas khusus sebanyak 60 orang untuk mengatasi musim penghujan ini dengan pembagian sift pagi dan malam,” ujarnya.
Lanjutnya, dalam setiap tahunnya kita akan menganggarkan kendaraan operasional untuk melengkapi kebutuhan sarana prasarana yang mendukung.
“Setiap tahun kita nambah terus, dan harus. Mungkin nambah 10-15 kendaraan jenis truk, kalau pickup kita nambah 5. Dan sarana dan prasarana pendukung seperti ban juga kita anggarkan, jadi anggarannya sekitar Rp7M-8M,” ungkapnya. (Din/N)
475 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini
Tags:Related Posts
LAMPUNG SELATAN EXPO 2024 RESMI DITUTUP
BUPATI LAMPUNG SELATAN SERAHKAN BANTUAN BEDAH RUMAH DI BAKAUHENI DAN RAJABASA
DINAS PPPA USUNG KONSEP RAMAH ANAK DI LAMPUNG SELATAN EXPO 2024
BUPATI LAMPUNG SELATAN LAKUKAN PELETAKAN BATU PERTAMA SMPN 4 KATIBUNG
PCNU DAN GP ANSHOR SILATURAHMI DENGAN PEMERINTAH LAMPUNG SELATAN
No Responses