PKB Ultimatum Prabowo Minta Maaf

PKB Ultimatum Prabowo Minta Maaf

BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edi mengultimatum Prabowo Subianto terkait pernyataan perpindahan kantor kedutaan besar (kedubes) Australia untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Prabowo dinilai tidak menghargai masyarakat Indonesia yang selama ini memiliki hubungan keagamaan dengan warga Palestina. Pernyataan prabowo juga dianggap tidak bisa menjadi seorang pemimpin karena telah melanggar konstitusi.

Baca Juga:   IGI & FGHB Sesalkan Demo Guru

“Kalau dalam dua hari ke depan dia tidak bisa merubah peryataannya. Maka PKB sendiri akan melakukan langkah untuk melapor ke bawaslu. Sehingga, bisa didiskualifikasi sebagai calon presiden,” kata Lukman Edi di Ballroom Hotel Novotel Lampung, Jumat (23/11).

Tak hanya itu, Lukman menjelaskan, jika Prabowo dianggap telah melanggar ketentuan KPU terkait pencalonan presiden.

Baca Juga:   Baliho Mustafa Bikin Keder

“Barang yang bengkok harus di luruskan. Prabowo telah melanggar Undang Undang Nomor 7 tahun 2017 Pasal 280 tentang jika seorang calon presiden melanggar konstitusi maka KPU berhak mendiskualifikasi,” tuntasnya. (fry/rf)

 830 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan