19 Januari 2022

Program PTSL 2019 Nyangklak BPN Bandarlampung

Program PTSL 2019 Nyangklak BPN Bandarlampung

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Sebanyak 24 sertifikat yang didaftarkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019 nyangklak atau masih tertahan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandarlampung hingga hari ini. Kamis (13/1).

Hal tersebut dibenarkan oleh Lurah Jagabaya II Kecamatan Wayhalim, Bahril mengatakan, warga Jagabaya yang mendaftar PTSL sebanyak 326 tanggal 25 Maret 2019 dan 2 Juli 2019, sampai saat ini proses sertifikat tersebut masih tersisa 24 bidang yang belum selesai. Berkas sudah diserahkan ke panitia PTSL Bandarlampung (Bpk Wilman).

“Kalau di admistrasi kelurahan gak ada kendala. Kendalanya di BPN, di orangnya. Yang menangani di lapangan itu tenaga kontrak. Tenaga kontrak ini ada yang dirumahkan dan diambil alih. Dari 326 PTSL itu, yang ditolak atau dipulangkan sebanyak 10 bidang karena tanah PJKA, dan 24 bidang belum selesai,” beber dia.

Baca Juga:   Jual Motor Hasil Curian di FB, Pemuda Warga Gedong Air Diamankan Polsek Tanjung Karang Timur

Menurut dia, pihak pokmas Kelurahan Jagabaya II sudah berulang kali konfirmasi ke panitia PTSL Bandarlampung sampai melayangkan surat ke BPN, tapi sayang tak digubris oleh mereka.

“Kalau Pokmas itu sudah 4x hasilnya janji-janji. Terakhir saya buatkan surat tanggal 29 November 2021 atas nama pemerintah, tak juga dibalas. Akhirnya kemarin hari Senin (10/1) ba’da Dzuhur saya kesana bertemu pegawai BPN bersama Pokmas, untuk meminta kejelasan kepada BPN sertifikat warganya yang belum jadi. Dan saya dijanjikan dalam waktu 7-10 hari akan diberikan kejelasan,” kata dia.

Baca Juga:   PTPN VII Fokus Terapkan ERP

Dia berharap proses sertifikat tersebut ditindak lanjuti sampai selesai. Karena sudah terlalu lama, dan warga menjadi resah.

“Kalau itu tidak ada kendala, itu harus jadi. Misalnya tanah itu jelas, tidak ada yang dirugikan, tidak milik negara dan itu harus jadi. Kalau memang ini masih seperti ini, terpaksa saya akan mengadu ke dewan (DPRD) lewat hearing. Tapikan, ini masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” harap dia.

Sementara Kepala Lingkungan III yang merangkap sebagai panitia Pokmas PTSL, Aji mengatakan, proses ini sebenarnya berjalan lancar dengan persentase 80% sudah jadi dan 24 nyangklak.

“Kita sampaikan kepada masyarakat, kami akan kawal terus dan kami bertanggung jawab. Kita tidak tahu itu pegawai BPN atau PHL. Proses transisi Wilman awal 2021 turun ke Reza, tapi PHL juga. Nyangklaklah 24 ini, sehingga kemarin berkas dibawa semua dan berkas kita lengkapi. Dan proses lagi kemarin peralihan dari Reza dan Ganta. Berkas itu Ready semua, namun tidak ada perkembangan. Kita sudah mengikuti prosedur yang ada dan dengan adanya rentetan peralihan ini bukan tanggung jawab kami,” terang dia.

Baca Juga:   Lembah Hijau Kebakaran

Dia berharap kalau bisa 24 bidang yang masih nyangklak di BPN ini selesai dalam bulan ini.
“Maunya tidak sampai sebulan, kalau bisa besok ya kita ambil, karena ini tanggung jawab kita sebagai Pokmas ke warga,” ujar dia. (Din/AA)

Tags: , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan