Seberapa Sehatkah Konsumsi Jamur?

Seberapa Sehatkah Konsumsi Jamur?

LAMPUNG SEGALOW (13/2) – Jamur sering dimasukkan ke dalam jenis makanan sehat. Bahan pangan ini mempunyai mempunyai banyak bentuk, ukuran dan warna yang berbeda.

Jamur juga dapat menggantikan daging sebagai santapan utama karena memiliki banyak vitamin, mineral, dan nutrisi.

Ketahui apa saja nutrisi apa yang bisa kita dapatkan?

Jamur adalah makanan yang rendah karbohidrat, tanpa lemak dan dengan sedikit protein. Satu sajian sekitar satu cangkir atau setengah cangkir setelah dimasak.

Walaupun kecil dan mengandung sedikit kalori, sekitar 15 kalori, tetapi masih banyak keuntungan lain dari bahan pangan ini.

“Jamur mengandung 15 vitamin dan mineral, termasuk vitamin B6, magnesium folat, seng, dan kalium,” kata Angela Lemond, ahli diet dan nutrisi di Academy of Nutrition and Dietetics.

Baca Juga:   Polresta Bandar Lampung Lakukan Pengamanan Saat Laga Pertandingan Perseru Badak Lampung FC VS PSIS Semarang

Jamur juga kaya akan antioksidan, seperti ergotionein (asam amino) dan selenium, yang keduanya merupakan senyawa yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan.

“Jamur sangat baik dikonsumsi ketika mengalami peradangan minor seperti cidera atau ketika menderita penyakit autoimun,” kata Angela.

Selain itu, jamur merupakan salah satu dari sedikit makanan yang mengandung Vitamin D, yang tentunya sangat baik untuk pembentukan tulang yang kuat, mengurangi peradangan, dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

“Senyawa fitokimia (senyawa kimia alami di dalam tanaman) yang terdapat pada jamur memberi manfaat anti kanker dan anti penuaan, kata pakar nutrisi Brian St. Pierre.

Baca Juga:   Sekdaprov Lampung Buka KEJURNAS Olahraga Angkat Besi antar PPLP/PPLPD dan SKO Se-Indonesia

Apakah semua kandungan jamur sama?

Jamur memiliki ribuan varietas, yang masing-masing mempunyai perbedaan kandungan nutrisi.

Jamur Putih, yang menyumbang sekitar 90 persen dari jamur yang dikonsumsi di Amerika Serikat, memiliki kalium yang paling banyak, yaitu sekitar 300mg per sajian.

Sedangkan Jamur Cremini dan Portobello mengandung ergothioneine dan antioksidan yang paling banyak.

Jamur Oyster dan Shiitake mengandung serat paling banyak dibanding jenis yang lain, yaitu sebanyak 2 gram per sajian.

“Jamur Maitake dan Portobello mengandung Vitamin D yang tinggi ketika banyak terkena sinar matahari,” tambah Angela.

Baca Juga:   Daftar Konten 'Haram' Versi Facebook, Apa Saja Itu?

Namun pada akhirnya, semua jamur mempunyai manfaat yang baik bagi tubuh jika dikonsumsi secara rutin.

Cara terbaik mengonsumsi jamur

Memakannya dengan omelet atau memanggangnya merupakan pilihan yang baik, kata Brian. Beberapa jenis dapat diiris mentah-mentah dengan salad.

“Berhati-hatilah dengan apapun yang kamu tambahkan seperti minyak ataupun keju”, kata St.Pierre.

Menurut Angela, jamur mempunyai rasa yang gurih seperti daging, mengonsumsi jamur sebagai pengganti daging menjadi cara yang digunakan banyak orang. (Aldo Christian Sitanggang) (LS/RF)

 

 719 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan