19 Januari 2022

Syarat dan Jenis Vaksin Booster untuk Ibu Hamil

Syarat dan Jenis Vaksin Booster untuk Ibu Hamil
Foto Ist : https://www.klikdokter.com/

LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Kegiatan vaksin booster COVID-19 untuk masyarakat umum telah dimulai. Program yang dijalankan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI ini mulai dijalankan untuk non nakes dengan prioritas lansia dan kelompok rentan.
Selain masyarakat lanjut usia dan kelompok rentan, para Bunda yang sedang hamil atau bumil juga masuk ke dalam sasaran penerima booster COVID-19 pertama di awal tahun 2022.

“Bagi ibu hamil, penggunaan vaksin mengacu pada Surat Edaran nomor HK.02.01/1/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 bagi Ibu Hamil dan penyesuaian skrining dalam pelaksanaan vaksinasi COVI0-19,” tulis Kemenkes dalam siaran persnya, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga:   Tidak Disangka, Berkhayal Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan

Perlu dicatat bahwa vaksin booster COVID-19 hanya boleh diberikan kepada mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Mereka juga harus sudah mendapatkan vaksin primer dosis 1 dan 2 secara lengkap, dalam jangka waktu minimal 6 bulan sebelum melakukan booster.

Vaksin booster COVID-19 diberikan dengan dua mekanisme. Pertama, yaitu homolog atau jenis vaksin booster yang sama dengan vaksin primer. Kedua, yaitu heterolog atau jenis vaksin booster yang berbeda dengan vaksin primer.

Baca Juga:   Polisi Dijadiin Gubernur, Apa-apaan…

Ada empat kombinasi vaksin yang tersedia, yaitu:

  1. Vaksin primer Sinovac, booster AstraZeneca setengah dosis
  2. Vaksin primer Sinovac, booster Pfizer setengah dosis
  3. Vaksin primer AstraZeneca, booster Moderna setengah dosis
  4. Vaksin primer AstraZeneca, booster Pfizer setengah dosis

Sementara itu, ada aturan khusus untuk bumil. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran HK.02.01/1/2007/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 bagi Ibu Hamil dan penyesuaian skrining dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Baca Juga:   KNPI Kembali Beri Bantuan Beras di Dua Panti Asuhan

Mengacu pada surat edaran tersebut, bumil tetap dapat melakukan vaksin booster COVID-19 dengan memakai jenis vaksin platform mRNA yaitu Pfizer dan Moderna, serta platform inactivated virus yaitu Sinovac.

Sementara itu, bumil tetap harus memenuhi syarat untuk melakukan vaksin booster COVID-19 dalam Surat Edaran HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster).(Ist/Zar/AA)

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan