Warga Rusak Tower Seluler

Warga Rusak Tower Seluler

Menara pemancar seluler milik PT Tower Bersama Grup di Desa Padangratu, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran.

GEDONGTATAAN, LAMPUNG SEGALOW – Warga Desa Padangratu, Kecamatan Gedongtataan, Pesawaran, merusak koneksi suplai arus listrik PT Tower Bersama Grup (TBG) menara pemancar seluler di wilayahnya, Selasa (6/3/2018). Mereka menilai keberadaanya ilegal.

“Tower itu sudah habis masa kontrak 10 tahun. Awalnya mereka meminta izin kami untuk mendirikannya dengan kompensasi Rp100 ribu per warga, 12 tahun lalu. Tapi, sudah dua tahun berjalan belum ada tindak lanjut,” kata Raden Patah, tokoh masyarakat.

Baca Juga:   Dokter Zam" Bidadari Berhati Emas"

Menurutnya, PT TBG tidak pernah memberikan kontribusi apapun kepada desa. Padahal, saat pendirian tower pertama kali, perusahaan tersebut berjanji memberikan bantuan setiap ada kegiatan desa.

Tower pertama kali didirikan PT XL. Beberapa tahun kemudian menjadi milik PT TBG.  Untuk itu masyarakat meminta pengelola tower memberikan dana kompensasi. Di antaranya, terkait kompensasi ke pihak desa.

Baca Juga:   Pemkot Samarkan Status Oknum PNS Penipu

“Ya kita semua kan tau, kalau semisalnya bangunan ini roboh siapa yang bertanggung jawab. Belum lagi dampak yang kita terima dari radiasinya,” tegasnya.

Kepala Desa Padangratu Sukri membenarkan perusakan itu. “Itu bentuk kekecewaan masyarakat terhadap perusahaan yang mengelolanya. Karena selama ini tidak adanya kompensasi terhadap masyarakat, hal tersebut yang memicu masyarakat bertindak anarkis,” jelasnya.

Baca Juga:   Empat Nama Lulus Administrasi Calon Direktur PDAM Tirta Jasa

Dirinya mengharapkan, pihak PT TBG mau menemui masyarakat untuk membicarakan permasalahan ini dengan baik. “Kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan kan lebih baik, maka dari itu saya minta pada TBG untuk duduk bersama masyarakat mencari jalan keluar yang sama sama menguntungkan,” pungkasnya. (Kt/RF)

 586 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tags: , , , , , ,
banner 468x60

No Responses

Tinggalkan Balasan