BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW (18/6) – Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bandar Lampung yang dilakukan melalui mekanisme kerjasama pemerintah dengan dan Badan Usaha (KPBU) tengah dalam proses pengerjaan di Tigeneneng, Selasa (18/6/2019)
Menindaklanjuti hal tersebut, Walikota Herman HN beserta rombongan pejabat Pemkot seperti sekretaris pemerintah kota Bandar Lampung Badri Tamam, Inspektur M. Umar, dan Direktur PDAM Way Rilau, siang tadi meninjau proyek pengerjaan di Bendungan Way Sekampung Kecamatan Tigeneneng,

Setelah meninjau bendungan, rombongan bergegas meninjau tempat pengelohan air yang berjarak tidak jauh dari bendungan yang langsung mendapatkan arahan dari perwakilan PT Adhya Tirta Lampung M.Rifqi sebagai Projects Manager.
Setelah melakukan peninjauan, Walikota Herman HN sangat optimis akan terselesaikan proyek SPAM ini.
” Mungin gak lama lagi, sekitar Desember akan selesai pembangunan ini, termasuk juga air penyedotnya dan pendoronganya sekitar 60% sudah jadi disini, ” ujarnya
Lanjut orang nomor satu di Kota Bandar Lampung melihat dari debit air, Ia meyakini akan mencukupi kebutuhan masyarakat Bandar Lampung.
” Pipa sudah 6 Km lebih dari 22 km, dan sekitar 60 ribu sambungan akan mengairi rumah warga dengan debit air 750 liter/detik, dan saya yakin ini bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Bandar Lampung,” ungkapnya
Sementara itu M. Rifki sebagai Projek Manager memaparkan perkembangan proyek yang tengah dalam pengerjaan yang sudah berjalan.

” Progres pengerjaanya sudah mencapai 41% dan air bisa dikonsumsi setelah pengerjaan selesai sekitar bulan Desember, ” ujarnya
Untuk diketahui air dari SPAM bisa dikonsumsi masyarakat secara langsung, sementara itu untuk penampungan pihak KPBU menyediakan dua tempat, yang pertama di Tigeneneng dengan daya tampung 10 ribu kubik dan di daerah Rajabasa dengan daya tampung 3 ribu kubik. (din/rf)
