BANDARLAMPUNG, LAMPUNG SEGALOW – Sepak bola. Siapa yang tak kenal dengan olagraga yang satu ini? Penggemarnya, mulai dari anak-anak, milenial, hingga orang dewasa, bahkan juga kaum tua. Sepak bola tak mengenal umur, juga tak mengenal jabatan.
Ketika seseorang sudah turun ke arena sepak bola, jendral sekalipun sama seperti pemain lainnya. Sebab dia harus bisa berbaur dan bekerja sama, khususnya dengan pemain di satu timnya.
Salah satu politikus Lampung yang hobi sepak bola adalah Midi Iswanto. Politikus yang kini sudah menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung melalui perahu Partai Demokrat itu mengaku gemar sepak bola sejak kecil.
Sampai sekarang, pria kelahiran 22 Mei 1967 itu selalu menyempatkan waktu untuk bermain sepak bola. Menurut anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung itu, banyak pelajaran berharga dari sepak bola. Kata kuncinya ialah teamwork (kerja tim).
“Bermain sepak bola mengajarkan kepada kita untuk selalu menjadi orang sportif, menjadi orang konsisten dan tertib pada posisinya. Sehingga kalau semua dikerjakan bersama-sama, kompak, konsisten dan komitmen, Insaallah akan tercapai tujuan,” kata Midi pada Rabu (24-3-2021).
Sebab sepandai apapun seorang pemain menggocek bola, tidak akan mampu mencetak gol tanpa kerja tim. “Jadi dalam sepak bola itukan ada posisinya masing-masing: striker, sayap, back, tengah,” sebut Midi, seraya menyebut bahwa biasanya dia bermain sepak bola sebagai gelandang.
Kebersamaan dan rasa saling percaya pun dibutuhkan dalam pertandingan sepak bola. “Kalau sudah tidak cocok, ya lebih baik keluar. Pindah tim,” ucap Midi seraya menyebut beberapa pemain sepak bola professional yang kerap berpindah tim. (LS/BD/AA)
