BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Hingga tengah hari, para peserta aksi Aliansi Lampung Memanggil masih bertahan di depan pintu gerbang masuk kawasan Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Rabu (13/4).
Dalam pantauan Lampung Segalow di lapangan, mereka berusaha menjebol kawat berduri yang terpasang di sepanjang pintu masuk Kantor Gubernur dan Kantor DPRD Provinsi Lampung, agar bisa berorasi di halaman Kantor Gubernur.
Seorang koordinator aksi mengutarakan dalam orasinya dengan pengeras suara, “Teman-teman semua, baru pertama kali dalam sejarah, mahasiswa turun dihadapkan bukan dengan manusia, tapi dengan kawat berduri,” ungkap dia.
Diketahui, Aliansi Lampung Memanggil beranggotakan lebih dari seribu perwakilan mahasiswa se-Provinsi Lampung, dengan rincian sebagai berikut.
Dari UIN 300 orang, Polinela 300 orang, LMND 25 orang, Mahasiswa Pelita 30 orang, Ikabbn, SMI 50 orang, Dn 35 orang, Malahayati 350 orang, BEM FH Unila 150 orang, BEM FK Unila 10 orang, BEM FMIPA Unila 100 orang, Poltekkes Tjk 50 orang, BEM UBL 150 orang, FEB Unila 150 orang, Umitra 100 orang, STKIP PGRI 250 orang, BEM FT Unila 101 orang, BEM FKIP Unila 51 orang, BEM Darmajaya 100 orang, HMI MPO Cab. BDL 50 orang, TB Lampung 100 orang, ABP Pringsewu 100 orang, UML 150 orang, KM Itera 500 orang, KAMI 50 orang, GMNI 150 orang, ADI 100 orang, KM Teknokrat 200 orang, MPU Tulang Bawang 50 orang, IMM 50 orang, PMII 300 orang, dan PM OKUS 10 orang. (TSF/AA)
