PENGUNJUNG BANDARLAMPUNG EXPO BERDESAKAN DI PINTU MASUK

BANDARLAMPUNG, LAMPUNGSEGALOW.CO.ID – Para pengunjung kegiatan Bandarlampung Expo  tampak tak sabar saling berdesakan di empat pintu masuk stadion Mini Way Dadi, Sabtu Malam (23/7).

Meskipun pemerintah kota menggeratiskan tiket masuk event budaya untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) kota Bandarlampung ke 340, namun pihak Event Organizer yang ditunjuk nampaknya belum bisa memberikan keamanan dan rasa nyaman ke pihak pengunjung saat akan masuk ke dalam area perhelatan.

Dari pantauan di lapangan, berdesakannya pengunjung ini diakibatkan oleh sistem alur datang dan alur keluarnya pengunjung yang semrawut.

Rena (35) warga Kedaton, mengaku sempat kesal saat dirinya ingin masuk kedalam area stadion mini Way Dadi untuk melihat malam muli-mekhanai yang digelar pada malam ini. 

” Sempat kesal di pintu masuk, karena kita harus berdesakan. Tadi ada ibu-ibu yang menangis karena kakinya ke injek, padahal di jempol kakinya ada luka,” ucap dia.

Dia menyayangkan, dalam event besar seperti ini, seharusnya pihak panitia penyelenggara menyediakan beberapa orang di pintu masuk untuk mengatur jalur pengunjung yang datang dan pengunjung yang keluar.

” Ini gak ada yang ngatur, jadi satu pintu itu ada pengunjung yang masuk dan ada pengunjung yang keluar sehingga saling berdesakan dan bertabrakan, ada yang masuk ada yang keluar, dan ini bukan hanya di satu pintu saja, tapi di empat pintu masuk dibiarkan seperti itu tanpa ada penjagaan,” bebernya.

Hal yang sama juga di ungkapkan oleh pengunjung lainya, Dimas (27) warga Sukamenanti. Alih-alih datang melihat festival Bandarlampung Expo di dalam stadion, dia lebih memilih duduk di area parkir.

” Datang kesini bareng keluarga. Ngeliat pintu masuknya segitu ramenya alias bejubel jadi saya mending tunggu di luar aja, dah males duluan mau masuk,” ujar dia.

Ia mengatakan, untuk jumlah pengunjung yang banyak seharusnya digunakan beberapa jalur crow control yang memungkinkan pengunjung masuk secara satu persatu dan juga keluar melalui pintu yang lainnya.

” Supaya gak berjejal. Kalau desak-desakan kek gini kan kasian yang bawa anak. Mana masuknya gratis, jadi seharusnya pihak EO harus bisa mengantisipasi jika pengunjung membludak, apalagi kita masih dalam pendemo covid 19, jadi harus lebih safety lagi dalam menjaga jarak,” katanya.

Diketahui, dari empat pintu masuk yang ada di stadion mini Way Dadi, masyarakat terlihat berdasarkan tanpa adanya penjagaan. (Din/AA)